Liputan6.com, Jakarta- NasDem mengungkap alasan mencopot Ahmad Sahroni dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kini, Ahmad Sahroni hanya menjadi anggota Komisi I DPR RI.
Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Laiskodat mengatakan, rotasi penugasan terhadap Sahroni merupakan langkah strategis di tengah adanya sorotan publik terhadap dinamika politik nasional.
Advertisement
"Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan," kata Viktor dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Dia pun menekankan agar seluruh wakil rakyat dari Partai NasDem menjaga soliditas internal dan memastikan politik restorasi benar-benar hadir dalam kerja nyata legislasi, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat.
NasDem Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan Hukum
Menurut dia, Komisi III DPR RI memiliki peran vital dalam mengawasi institusi penegak hukum, mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan rotasi ini, dia ingin mempertegas fokus untuk memperkuat agenda-agenda pengawasan dan legislasi di bidang hukum.
Dia menegaskan rotasi tersebut menegaskan komitmen Fraksi NasDem menghadirkan politik yang adaptif dan responsif.
"Dengan mengusung semangat restorasi, partai menekankan bahwa setiap kader ditempatkan bukan hanya berdasarkan kebutuhan internal, tetapi juga demi menjawab tantangan kebangsaan yang terus berkembang," kata dia.
Ahmad Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR
Sebelumnya, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni diganti dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menjadi Anggota Komisi I DPR RI, berdasarkan keputusan fraksi yang diterbitkan pada Jumat ini.
Keputusan itu diteken oleh Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Laiskodat melalui Surat Fraksi Partai NasDem dengan nomor F.NasDem/768/DPR-RI/VIII/2025.
Adapun Ahmad Sahroni yang sebelumnya sebagai pimpinan komisi yang membidangi urusan penegakan hukum itu menjadi anggota biasa di Komisi I DPR RI, yang membidangi urusan pertahanan, komunikasi, dan hubungan luar negeri.
Sedangkan pengganti Sahroni untuk menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR yaitu Rusdi Masse Mappasessu yang sebelumnya merupakan Anggota Komisi IV DPR RI.
Sahroni Dihujat Netizen karena Dianggap Remehkan Demonstran
Sahroni menuai kritik tajam dari publik setelah menyebut mereka yang menyerukan pembubaran DPR sebagai 'orang tolol sedunia'.
Pernyataan tersebut disampaikan Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025), sebagai respons terhadap seruan pembubaran DPR yang ramai di media sosial
"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita," ujar Sahroni.
Sahroni menegaskan bahwa DPR terbuka terhadap kritik, namun dia menganggap seruan pembubaran lembaga legislatif sebagai tindakan yang tidak masuk akal.
Pernyataan ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak yang menilai komentar Sahroni arogan dan meremehkan suara publik. Di media sosial, kolom komentar akun Instagram Sahroni dibanjiri kritik dari netizen yang merasa tersinggung dengan ucapannya.