PSI Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Affan Kurniawan

PSI yakin semua pihak bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif.

oleh Tim NewsDiperbarui 29 Agustus 2025, 13:06 WIB
Juru Bicara DPP PSI, Andy Budiman (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa pada aksi unjuk rasa di Pejompongan kemarin.

"Kami sangat berduka dengan meninggalnya Mas Affan Kurniawan kemarin. Kami percaya pihak kepolisian akan bersikap profesional dalam penyelidikan kasus ini dan menjatuhkan sanksi kepada yang bersalah," kata Juru Bicara DPP PSI, Andy Budiman, dalam keterangan tertulis.

Selanjutnya PSI juga yakin semua pihak bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif.

"PSI percaya masyarakat punya daya nalar yang kuat dan tidak akan terpancing. Mari kita jaga Indonesia yang kita cintai," pungkas Andy.

 

Kapolri Minta Maaf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung keluarga pengemudi ojek online di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat (Tangkapan Layar)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Adapun, ini imbas kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” tutur Listyo saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” jelas dia.

“Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” lanjut Listyo.

Kapolda Metro Janji Tindak Tegas Anggota Brimob

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, akan menindak tegas anggotanya terkait kejadian insiden mobil Barracuda Brimob yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat kericuhan demo DPR.

"Saya tegaskan di sini, akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan, pelanggaran, terhadap kejadian tadi sore. Nanti kami akan serahkan ke Pak Kadiv Propam untuk prosesnya," kata dia saat memberikan keterangan pers di RSCM Jakarta, Kamis (28/8/2025). 

Asep menegaskan bahwa dalam penanganan kasus ditabraknya pengemudi ojol ini oleh mobil Rantis Brimob, pihaknya akan bersikap transparan kepada publik.

"Kita akan kita akan buka setransparan mungkin," ungkap dia.

Asep pun menegaskan, pihaknya meminta maaf atas nama Polda Metro Jaya, atas kejadian ditabraknya pengemudi ojol dalam demo DPR tersebut.

"Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada ada kejadian tadi sore. Saya atas nama Pimpinan Polda Metro, dan atas nama kesatuan, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam, dan turut beduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum," tutur dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya