Janji Kapolda Metro ke Orang Tua Korban Pengemudi Ojol yang Tewas Ditabrak Mobil Rantis Brimob

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah hingga tahlilan bagi pengemudi ojol yang tewas ditabrak mobil rantis Brimob.

oleh Putu Merta Surya PutraAdy AnugrahadiDiterbitkan 29 Agustus 2025, 00:40 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. (Liputan6.com/istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan rasa duka, dirinya akan membiayai proses pengurusan jenazah, pemakan, sampai tahlilan bagi pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai ditabrak mobil rantis Brimob pada insiden kericuhan demo DPR. 

Menurut dia, hal ini sudah didiskusikan ke orang tua korban yang hadir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Saya akan bertanggung jawab untuk masalah pembiayaan. Tadi saya diskusi sama beliau dari orang tuanya, bapaknya almarhum. Mulai dari pengurusan jenazah sampai pemakaman, bahkan sampai nanti tahlilannya, bahkan nanti sampai hal-hal lain yang berkaitan dengan beliau, yang sudah tadi sudah didiskusikan," kata Asep saat memberikan keterangan pers di RSCM Jakarta, Kamis (28/8/2025). 

Dia mengungkapkan, saat bertemu pihak keluarga korban, sudah menyampaikan permohonan maaf dan rasa duka yang mendalam. Di mana, kejadian mobil rantis Brimob menabrak pengemudi ojol menjadi bahan pembelajarannya.

 

 

Pihak Keluarga Minta Keadilan

Massa berkumpul saat terjadi ricuh akibat unjuk rasa di sekitar jalan Pejompongan, Jakarta, Rabu (25/9/2019). Polisi menembakan gas air mata di kerumunan massa setelah unjuk rasa pelajar STM bentrok dengan aparat kepolisian dibelakang Gedung DPR/MPR. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

"Beliau sudah bisa menerima kami, dan tentunya ini suatu pembelajaran untuk semuanya agar kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga almarhum," ungkap Asep.

Dia juga mengungkapkan, keluarga korban meminta keadilan ditegakan, karena itu pihaknya menyatakan siap dan memproses anggotanya yang bersalah.

"Tadi bapak almarhum menyampaikan ingin minta keadilan dan kami siap," kata Asep.

Berisikan 7 Anggota

Mahasiswa menyoroti kenaikan tunjangan anggota DPR. (merdeka.com/Arie Basuki)

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyampaikan, ada sebanyak tujuh anggota Polri yang berada di dalam mobil rantis Brimob penabrak pengemudi ojek online hingga tewas saat demonstrasi DPR RI.

“Jadi saat ini perlu saya sampaikan kembali, pelaku sudah diamankan. Pelaku tujuh orang sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Mabes dan Brimob Polri,” tutur Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap tujuh anggota tersebut dilakukan di Markas Brimob Polda Metro Jaya kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

“Jadi sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Kendaraan sudah diamankan, sudah ada di Kwitang. Jadi kendaraan dan pelaku tujuh orang dalam pemeriksaan,” jelas dia.

Kapolri Minta Propam Turun Tangan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menindaklanjuti insiden mobil Barracuda Brimob yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat kericuhan demo DPR.

Dia langsung memerintahkan Propam Polri turun tangan.

"Saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/8/2025).

Listyo menyatakan, Kadiv Propam Polri, Kapolda Metro Jaya, hingga Tim Pusdokkes Polri tengah melakukan pencarian keberadaan korban.

"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya, saat ini kami sedang mencari keberadaan korban," jelas dia.

"Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga, dan juga seluruh keluarga besar ojol," sambungnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya