Soal Pengganti Immanuel Ebenezer, Menaker Tak Mau Langkahi Prabowo

Menaker Yassierli menghormati sepenuhnya apa yang dilakukan oleh KPK. Ia pun tidak ingin melampaui proses yang tengah dikerjakan oleh KPK terkait penahanan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 28 Agustus 2025, 17:15 WIB
KPK turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang miliaran rupiah, 15 mobil dan 7 sepeda motor. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah mencopot Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), usai yang bersangkutan menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bicara soal penggantinya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyebut kewenangan itu sepenuhnya berada di tangan Prabowo.

"Pengganti, tentu pak Presiden yang lebih tahu," ujar Menaker Yassierli saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Menaker menyatakan, ia menghormati sepenuhnya apa yang dilakukan oleh KPK. Ia pun tidak ingin melampaui proses yang tengah dikerjakan oleh KPK.

"Jadi terkait tentang OTT, sekali lagi kita hormati proses KPK. Jadi saya tidak mau komentar dulu. Saya khawatir itu mengganggu proses penyidikan yang sedang terjadi," dia menegaskan.

Seperti diketahui, Immanuel Ebenezer alias Noel ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan, dalam pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Noel diringkus oleh KPK pada Rabu, 20 Agustus 2025 lalu.

 

Bikin Malu Prabowo

Presiden Prabowo di Acara APKASI (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Terpisah, Presiden Prabowo Subianto mengaku malu karena adanya anggota Partai Gerindra yang terjerat kasus dugaan korupsi. Meskipun tidak menyebut nama, namun Immanuel Ebenezer yang terciduk KPK berstatus sebagai anggota Partai Gerindra.

RI 1 lantas menyinggung pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI yang tak akan melindungi anggota Gerindra yang tersangkut kasus hukum.

"Di MPR tanggal 15 Agustus ingat pidato saya? Saya katakan, kalaupun ada anggota Gerindra yang melanggar saya tidak akan melindungi, eh beberapa hari kemudian ada anggota Gerindra," kata Prabowo dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2025 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025).

 

Prabowo Sebut Noel Khilaf

Presiden Prabowo Subianto dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2025 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025) (YouTube Sekretariat Presiden)

Menurut dia, Noel belum menjadi kader Partai Gerindra. Prabowo menjelaskan kader Partai Gerindra harus mengikuti pendidikan, sedangkan Noel belum sempat mengikuti kaderisasi.

"Tapi dia anggota dia belum kader, kalau kader itu ikut pendidikan, yang tadi otoman itu dia harus belajar itu, aduuh dia, enggak keburu ikut kaderisasi," ujarnya.

"Tapi tetap, tetap saya agak malu saya, sebetulnya orangnya itu menarik ya, mungkin dia khilaf," sambung Prabowo.

Infografis Journal Sejarah dan Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia.(Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya