Massa Demo DPR Blokir Tol Dalam Kota, Kendaraan Diputarbalik di KM 8 Cawang

Pengguna Tol Cawang–Tomang–Pluit arah Slipi diarahkan keluar di off ramp Semanggi KM 07+800 atau melakukan putar balik untuk menghindari lokasi unjuk rasa.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroArief Rahman HDiperbarui 28 Agustus 2025, 16:41 WIB
Massa demo gedung DPR bergerak ke dalam ruas Tol Dalam kota dan melakukan pemblokiran Jalan. Kendaraan pun akhirnya terhenti dan tidak bisa bergerak. (Liputan6/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung MPR/DPR, Senayan, pada Kamis (28/8/2025) siang berdampak pada arus lalu lintas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas demi menjaga keamanan pengguna jalan.

Sejak pukul 14.50 WIB, atas diskresi kepolisian, pengguna Tol Cawang–Tomang–Pluit arah Slipi diarahkan keluar di off ramp Semanggi KM 07+800 atau melakukan putar balik untuk menghindari lokasi unjuk rasa.

Namun pada pukul 15.00 WIB, massa aksi semakin tidak terkendali dan mulai memasuki area jalan tol, sehingga dilakukan pengalihan lalu lintas lebih lanjut.

"Demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan, Jalan Tol Cawang–Tomang–Pluit untuk sementara dialihkan. Pengguna dari arah Cawang diarahkan putar balik di KM 08+100 dan KM 09+600, sedangkan dari arah Slipi diarahkan putar balik di KM 12+400,” ujar Ginanjar Rakhmanto, Senior Manager Representative Office 2 JMT.

 

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Kondisi terkini di gedung DPR/MPR RI saat demo 28 Agustus 2025. (Liputan6.com/Ady Anugerahadi)

Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau pengguna jalan untuk menghindari Ruas Tol Dalam Kota, khususnya kawasan Semanggi dan Senayan, sampai kondisi kembali normal.

Masyarakat juga diminta menyesuaikan jadwal perjalanan serta memantau perkembangan lalu lintas melalui media sosial resmi Jasa Marga, aplikasi TRAVOY, layanan CCTV live, dan call center 24 jam Jasa Marga Group 14080, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016 lebih buruk daripada 2015 (liputan6/abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya