Momen Salah Satu Tersangka Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN Ngaku Suka Pakai Wig karena Botak

Momen penangkapan C alias Ken, aktor intelektual pelaku dugaaan penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) bank BUMN, IP (37) diabadikan lewat rekaman video.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 27 Agustus 2025, 22:06 WIB
Ilustrasi - Rumah korban pembunuhan dipasang garis polisi (Merdeka.com / Ronald)

Liputan6.com, Jakarta - Momen penangkapan C alias Ken, aktor intelektual pelaku dugaaan penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) bank BUMN, IP (37) diabadikan lewat rekaman video.

Ken digerebek Tim Jatanras Polda Metro Jaya di rumah mewahnya kawasan PIK 2, Tangerang, Minggu 24 Mei 2025. Video penangkapan itu diunggah oleh anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Aiptu Jacklyn Chopper di akun Youtube pribadinya.

Dalam rekaman, terlihat beberapa polisi didampingi sekuriti naik ke lantai atas rumah bercat putih itu. Saat menggeledah salah satu kamar, polisi menemukan wig tergeletak di tumpukan barang.

"Biasa pakai wig nih," kata polisi.

"Aduh, ketahuan deh. Botak soalnya saya," kata Ken.

Polisi langsung mencecar Ken. Wig itu diduga dipakai Ken saat bertemu komplotannya.

"Pas pertemuan itu pakai wig enggak," tanya polisi.

"Kalau pertemuan sama orang ada pakai wig," jawab Ken.

Dalam perbincangan itu, Ken juga mengungkap soal pertemuan terakhirnya dengan Dwi Hartono, motivator sekaligus pemilik bimbel yang juga disebut dalang lain kasus ini.

"Saya terakhir ketemu sama Dwi itu di hotel Fairmont. Sebulan atau dua bulan lalu," ucap dia.

Diakui Ken, saat itu ia dan Dwi sempat makan di House of Yuen, sambil ngobrol.

"Ngobrol tentang dari eee apaa di House of Yuen. Restoran," tandas dia.

Sebelumnya, pihak kepolisian sudah menangkap 15 orang terkait kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN berinisial MIP.

Salah satu tersangka, Rohmat Sukur alias RS ditangkap pada Minggu 24 Agustus 2025 dini hari.

"Tim berhasil menangkap RS pada Minggu. 24 Agustus 2025, sekira pukul 02.15 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Rabu (27/8/2025).

 

Sosok RS Tersangka Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN: Memantau Seluruh Aktivitas Korban

Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

Ade Ary menuturkan, RS memiliki peran untuk memastikan setiap langkah korban bisa terdeteksi. Selain itu, dia juga sebagai tim IT agar koordinasi berjalan lancar.

"Peras RS menyediakan tim pantau yang mengikuti kegiatan korban MIP dan Tim IT," kata Ade.

Ade menuturkan, RS sempat kabur saat rumahnya di Candisari, Semarang, digerebek polisi.

"RS melarikan diri sebelum tim tiba di lokasi," ujar dia.

Polisi kemudian memburu ke lokasi persembunyian di Jalan Handayani, Sendangrejo, Nyatnyono.

Di sana, RS pun dicokok. Setelah ditangkap, RS langsung dibawa ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan intensif.

 

Diculik Sepulang Rapat di Ciracas

Ilustrasi Penculikan. (Freepik)

Korban IP diculik pada Rabu, 20 Agustus 2025, setelah menghadiri rapat. Ia disergap di area parkir sebuah supermarket di Ciracas, Jakarta Timur, sebelum akhirnya dibawa pergi oleh pelaku.

Detik-detik penculikan IP, terekam jelas dalam kamera CCTV pusat perbelanjaan kawasan Ciracas. Dalam video, IP terlihat berjalan santai menuju mobil hitam miliknya. Dia mengenakan batik coklat dan celana krem. Tidak ada tanda-tanda curiga.

Hingga saat dia membuka pintu mobilnya, tiba-tiba tiga pria tak dikenal muncul dari arah samping kanan. Ketiganya langsung menyergap IP.

IP tampak mencoba melawan, namun kalah jumlah. Tubuhnya didorong, diseret, lalu dipaksa masuk ke dalam mobil putih yang sudah siaga tepat di sebelah mobilnya.

Aksi brutal itu hanya berlangsung beberapa detik sebelum mobil pelaku melaju cepat meninggalkan lokasi. Salah satu rekan kerja IP sempat melihat mobil putih tersebut kabur dari lahan parkir. Rasa curiga langsung muncul, namun sudah terlambat.

Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar mengatakan, sebelum disergap, IP baru saja menyelesaikan rapat dengan rekan-rekan kerjanya.

"Korban habis meeting kantor, sama teman-teman kantornya juga," ucapnya.

Infografis Peluk Cium Ferdy Sambo untuk Putri Candrawathi di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J (Liputan6.com/Triyasni)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya