2 Polisi Australia Tewas dalam Insiden Penembakan di Victoria

Dimana keberadaan pelaku penembakan saat ini berada?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiperbarui 26 Agustus 2025, 14:13 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (AFP)

Liputan6.com, Canberra - Dua anggota kepolisian di Australia tewas dan satu lainnya terluka dalam insiden penembakan di sebuah pedesaan wilayah Victoria.

Kepolisian Victoria menyebutkan, insiden terjadi ketika petugas melaksanakan surat perintah terkait dugaan pelanggaran seksual di masa lalu di sebuah properti sekitar 300 kilometer timur laut Melbourne, dikutip dari laman Rnz.co.nz, Selasa (26/8/2025).

Menurut laporan ABC News, pelaku diyakini sebagai seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai "warga negara berdaulat".

Kelompok ini menolak otoritas pemerintah, menyebut negara Australia tidak sah, dan kerap menggunakan konsep hukum palsu yang tampak legal namun tidak memiliki dasar hukum sebenarnya.

Pelaku masih buron hingga kini. Polisi telah menurunkan kendaraan taktis, helikopter, serta puluhan personel di sekitar lokasi. Pihak di Victoria melaporkan, satu polisi yang terluka telah dibawa ke rumah sakit dan berada dalam kondisi stabil.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri Victoria Jacinta Allan menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Sementara itu, masyarakat diminta menjauhi lokasi karena situasi masih digolongkan sebagai "insiden aktif" yang berisiko terhadap keselamatan publik.

 

Keterangan Warga Sekitar

Ilustrasi Tembakan (Steve Buissinne/Pixabay).

Sekitar pukul 13.00 waktu setempat, puluhan polisi dan beberapa ambulans terlihat berjaga di sekitar area kejadian. Seorang Kepala Sekolah di Porepunkah bernama Jill Gillies mengatakan bahwa sekolahnya terpaksa diisolasi sejak pukul 11.30.

"Kami diberitahu ada insiden di dekat sekolah. Anak-anak tetap berada di dalam kelas dengan berbagai kegiatan hiburan sambil menunggu arahan polisi," ujarnya kepada ABC.

Seorang pemilik usaha lokal menyebut melihat sekitar 15 mobil polisi melintas. Warga setempat juga diminta mengunci kendaraan, tidak keluar rumah, dan berlindung.

"Tidak seorang pun boleh keluar. Ada helikopter berputar di atas kota, suasananya sangat mencekam," kata Emily, pengelola Mount Buffalo Caravan Park.

Porepunkah sendiri merupakan kota kecil dengan jumlah penduduk hanya sekitar 1.024 jiwa berdasarkan sensus terakhir.

Infografis 4 Kasus Polisi Tembak Polisi Gemparkan Indonesia. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya