Liputan6.com, Jakarta - Toyota Eco Youth (TEY) ke-13 kembali menunjukkan bagaimana semangat pelajar Indonesia dalam menjaga lingkungan, yang bisa memberikan dampak nyata. Kompetisi yang digagas oleh Toyota Indonesia ini menjadi ajang pembuktian bahwa generasi muda mampu melahirkan inovasi berkelanjutan demi masa depan yang lebih hijau.
Dengan tema 'ECOActivism – Saatnya Beraksi Jaga Bumi' program ini mengajak para siswa SMA atau sederajat untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan, sekaligus ikut mendorong target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.
Advertisement
Sejak pertama kali digelar pada 2005, TEY telah melibatkan lebih dari 2.000 sekolah dan menghasilkan hampir 10.000 proposal proyek lingkungan.
Tahun ini, sebanyak 338 sekolah turut ambil bagian dengan total 1.125 proposal Eco-Project yang masuk. Dari jumlah tersebut, 25 proposal terbaik dipilih sebagai finalis dan mendapat pendampingan dari jajaran Direksi Toyota Indonesia hingga akhirnya diseleksi oleh dewan juri lintas sektor.
Penjurian dilakukan berdasarkan orisinalitas, inovasi, identifikasi masalah, serta keberlanjutan program.
Setelah penjurian, Toyota mengumumkan pemenang Toyota Eco Youth, SMA Negeri 1 Matauli Pandan resmi dinobatkan sebagai pemenang lewat proyek unggulannya, yang berjudul 'Pemanfaatan Limbah Kepiting untuk Energi Alternatif'.
Sekolah yang juara ini berhak mendapatkan hadiah senilai Rp100 juta guna mendukung kelanjutan proyek lingkungan mereka.
Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, menyampaikan bahwa generasi muda adalah ujung tombak masa depan Indonesia.
"Kami berharap program ini terus menginspirasi gerakan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar serta berkontribusi bersama masyarakat mendukung target netralitas karbon pemerintah,” ujarnya.
Lomba Penulisan
Tak hanya kompetisi utama, TEY ke-13 juga menggelar lomba penulisan populer dan video kreatif bertajuk “Toyota Eco Youth Mencari Jurnalis Muda”.
Tercatat sebanyak 496 karya tulis dan 159 video terkumpul dari berbagai penjuru Indonesia. Antusiasme ini memperlihatkan bahwa isu lingkungan sudah menjadi perhatian generasi muda dari berbagai latar belakang.
Wakil Presiden Direktur TAM, Henry Tanoto, menyebutkan bahwa lebih dari 50.000 orang terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan TEY, mulai dari mentoring, asistensi, hingga aksi sosial seperti penanaman pohon dan bersih-bersih sungai.
"Generasi muda Indonesia telah membuktikan bahwa jika diberikan ruang dan bimbingan, mereka mampu menciptakan kontribusi nyata bagi lingkungan sekaligus menginspirasi masyarakat untuk bergerak bersama," tukasnya
Berikut Daftar Pemenang Toyota Eco Youth 13:
Juara 1: SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Sumatera Utara
Juara 2: SMA Negeri Merauke
Juara 3: SMA Negeri Bangli, Bali
Juara Harapan 1: SMA Negeri Unggul Seribu Bukit
Juara Harapan 2: SMA Negeri 1 Mojekerto
Juara Harapan 3: SMA Negeri 9 Manado