Liputan6.com, Jakarta - Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna ingin mengadopsi hal-hal positif yang sudah dilakukan kota-kota besar ke Pangkalpinang. Salah satunya, konsep Smart City.
Dimulai dengan mendorong digitalisasi layanan pemerintah dengan konsep Pangkalpinang Smart City. Layanan administrasi, seperti pembuatan KTP hingga pelayanan untuk lansia, harus serba cepat dengan sistem satu pintu.
Advertisement
"Pangkalpinang harus menjadi kota modern, kota budaya, sekaligus kota ramah investasi. Jadi infrastruktur yang bisa mendukung konsep tersebut harus kita perkuat. Sekarang sebagian pelayanan birokrasi di Pangkalpinang juga sudah digital, nanti kita perkuat lagi,” janjinya.
Selain konsep Pangkalpinang Smart City, Dessy juga punya visi untuk membangun pariwisata Kota Pangkalpinang. Budaya kearifan lokal menjadi kekuatan identitas yang memiliki potensi besar untuk menujang kebudayaan daerah terutama di Bangka Belitung.
"Nah, seperti Kota Pangkalpinang memiliki potensi wisata budaya melayu dan Tionghoa yang masih sangat kental. Kehidupan masyarakatnya menunjukkan harmoni antara kedua budaya dan suku lainnya yang ada di sini. Jadi itu yang harus dieksplor lebih jauh lagi,” ungkap Dessy.
Tradisi seperti Ceng Beng dan Nganggung juga dipastikan harus terus dijaga.
”Jadi kita bersama-sama masyarakat Pangkalpinang melakukan modernisasi tanpa kehilangan identitas budaya kita. Malah harus dilestarikan dan menjadi daya tarik pariwisata, asal dikemas dengan serius dan lebih terkoordinir,” paparnya lagi.
Pilkada Ulang
Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang akan dilaksanakan pada 27 Agustus 2025. Pemilihan kepala daerah dilaksanakan ulang tahun ini karena pada pelaksanaan Pilkada 2024 yang diikuti calon tunggal, setelah penghitungan hasil pemungutan suara, dimenangkan kotak kosong dengan jumlah persentase pemilih mencapai sekitar 58 persen.
Empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang yang mengikuti Pilkada Ulang 2025, yakni pasangan Radmida Dawam-Eka Mulya, Maulan Aklil-Zeky Yamani, Saparuddin-Dessy Ayutrisna, dan Basit Sucipto-Dede Purnama Alzulami.
Berdasarkan hasil pengundian nomor urut, ditetapkan pasangan Radmida Dawam-Eka Mulya (perseorangan) mendapatkan nomor urut 01, Maulan Aklil-Zeky Yamani yang diusung Partai Gerindra mendapat nomor urut 02, pasangan Saparuddin-Dessy Ayutrisna diusung PDIP, PAN, PKB, PPP, dan Partai Demokrat mendapatkan nomor urut 03, dan pasangan Basit Sucipto-Dede Purnama Azulami yang diusung Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS dan Partai Ummat mendapatkan nomor urut 04.