Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali gagal meraih kemenangan di awal musim Premier League 2025/2026. Setelah kalah dari Arsenal di pekan pertama, mereka ditahan imbang 1-1 oleh Fulham di Craven Cottage.
Momen krusial terjadi ketika Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti yang bisa membawa MU unggul. Sepakan sang kapten melambung tinggi dan menjadi bahan perbincangan panas usai laga.
Advertisement
Gary Neville, eks kapten MU yang kini menjadi pundit, memberikan penjelasan mengejutkan soal kegagalan itu. Namun, komentarnya justru menuai kritik luas dari publik, terutama di media sosial.
Peluang Emas yang Terbuang
MU mendapat kesempatan emas di akhir babak pertama setelah Mason Mount dijatuhkan Calvin Bassey di kotak terlarang. Awalnya wasit Chris Kavanagh sempat mengabaikan protes, tapi VAR kemudian memberi penalti.
Bruno yang dikenal sebagai eksekutor andal pun maju sebagai algojo. Anehnya, sepakan sang kapten melambung jauh di atas mistar dan membuat fans Fulham bersorak gembira.
Kegagalan itu terasa janggal, mengingat Fernandes punya reputasi tinggi sebagai salah satu penendang penalti terbaik dunia. Itulah yang membuat komentar Neville makin jadi bahan diskusi.
Neville Menyalahkan Wasit
Saat menjadi komentator Sky Sports, Neville menilai ada insiden kecil yang mengganggu konsentrasi Bruno. “Dia mengambil bola. Itu mungkin karena wasit. Dia memberinya sedikit benturan kecil secara tidak sengaja,” ucap Neville.
Menurut Neville, benturan itu membuat Fernandes harus menyesuaikan ulang langkah sebelum menendang. “Dia mundur lagi dan itu sedikit membuatnya gugup,” tambahnya.
Neville bahkan mengatakan kalau Fernandes masih sempat mengeluh pada Kavanagh usai kegagalan penalti tersebut. Ia menilai momen kecil itu cukup memengaruhi mental sang kapten.
Reaksi Netizen: Pro dan Kontra
Pendapat Neville langsung menuai beragam respons di media sosial. Beberapa fans setuju, bahkan ada yang menulis: “Kavanagh merusak Bruno di sana. Kepalanya melayang setelah benturan itu dan dia tidak pernah pulih.”
Namun, mayoritas justru menilai Neville terlalu membela mantan rekan setimnya. Seorang pengguna X menulis: “Dengar Neville dengan semua alasan untuk Bruno.”
Ada pula yang menyindir tajam: “‘Sedikit dorongan dari wasit membuatnya gugup.’ Tingkat keberpihakan ini benar-benar bikin cringe.” Kritik semacam itu membanjiri linimasa setelah pertandingan.
Sumber: Sky Sports, Give Me Sport