Aplikasi Raya Hadir dengan Fitur Baru, Dorong Transaksi dan Pertumbuhan Nasabah

Bank Raya memperkenalkan fitur baru seperti Raya Story dan Raya Pay Later di Aplikasi Raya, sekaligus mengembangkan fitur Saku untuk memudahkan nasabah mengelola keuangan.

oleh Linda Maulina KhairunnisaDiterbitkan 22 Agustus 2025, 19:45 WIB
Peluncuran Pesta Raya 2025 oleh Bank Raya di Ruang Raya App, Menara BRILiaN, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025). (Foto: Linda/Liputan6)

Liputan6.com, Jakarta - Sejak diluncurkan pada 2022, Aplikasi Raya besutan Bank Raya mencatat pertumbuhan yang signifikan. Hingga Juni 2025, jumlah transaksi melalui aplikasi ini telah mencapai 2,1 juta, meningkat 47% year on year (yoy). Jumlah pengguna lebih dari 1,05 juta nasabah.

Pertumbuhan tersebut terus berlanjut seiring dengan pengembangan fitur dan inovasi yang dilakukan Bank Raya pada Aplikasi Raya.

Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra menuturkan, Bank Raya terus menambah fitur dalam Aplikasi Raya guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah. Salah satu fitur yang dikembangkan dalam Aplikasi Raya adalah ‘Saku’, yaitu dompet atau tabungan khusus yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Terdapat berbagai jenis Saku, salah satunya adalah Saku Bisnis yang dirancang khusus untuk pelaku usaha. Melalui fitur ini, nasabah dapat memisahkan keuangan pribadi dan bisnis dalam satu aplikasi.

"Saku Bisnis terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha. Saat ini, transaksi yang dilakukan menggunakan Saku Bisnis terbebas dari biaya MDR, proses pendaftarannya pun semakin mudah," kata dia, Jumat (22/8/2025).

Selain mengembangkan fitur yang sudah ada, Bank Raya juga menghadirkan fitur baru dalam Aplikasi Raya bernama ‘Raya Story’. Fitur interaktif ini dirancang untuk membantu nasabah memahami sekaligus mengelola keuangan mereka dengan cara yang lebih cerdas dan menyenangkan.

 

Raya Story

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya/AGRO) (Foto: Bank Raya Indonesia)

Kicky menjelaskan bahwa saat ini Aplikasi Raya memiliki fitur baru bernama Raya Story.

"Raya Story ini berfungsi seperti catatan keuangan pribadi," kata dia.

"Biasanya, kita menggunakan Aplikasi Raya untuk berbagai transaksi, seperti membeli pulsa, membayar tagihan, atau transaksi QRIS. Seringkali, kita lupa atau tidak memantau ke mana saja uang kita dihabiskan dalam sebulan terakhir."

"Nah, dengan Raya Story, pengguna bisa melihat ringkasan atau 'potret' dari semua transaksi mereka selama sebulan. Jadi, kita bisa tahu, transaksi kita lebih banyak untuk apa saja. Fitur ini sangat membantu, karena kita kadang tidak sadar ke mana uang kita mengalir," tambahnya.

Di bagian akhir Raya Story, pengguna juga akan mendapatkan rekomendasi yang membantu mereka mengelola keuangan dengan lebih bijak setiap bulannya.

 

Raya Pay Later

Selain itu, Bank Raya juga mengenalkan fitur Raya Pay Later, yang memungkinkan nasabah menggunakan limit plafon hingga Rp5 juta untuk bertransaksi di Raya Apps.

“Sekarang kami mengenalkan namanya Raya Pay Later. Sehingga nanti teman-teman semua yang eligible gitu ya, itu bisa memanfaatkan fitur ini, fasilitas ini, plafon bisa sampai dengan up to Rp 5 juta sekarang. Dan teman-teman bisa gunakan nanti untuk melakukan transaksi dalam Raya Apps,” kata Kicky.

Dengan berbagai fitur yang terus ditambahkan dan dikembangkan, Bank Raya berharap dapat meningkatkan frekuensi penggunaan aplikasi oleh nasabah sekaligus menambah jumlah nasabah baru, sehingga volume transaksi meningkat dan nilai outstanding bank pun ikut terdorong.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya