Thailand Bagi-Bagi 200 Ribu Tiket Pesawat Domestik Gratis untuk Turis Asing, Simak Cara Klaimnya

Skema tiket pesawat domestik gratis di Thailand ini melibatkan enam maskapai penerbangan besar.

oleh Naura RizkiawanDiterbitkan 23 Agustus 2025, 11:00 WIB
Ilustrasi bandara Thailand (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Thailand berinvestasi besar pada pariwisata, dengan anggaran 700 juta baht (sekitar Rp35 miliar) dialokasikan untuk membagikan penerbangan domestik gratis pada turis asing. Pemerintah Negeri Gajah Putih meluncurkan rencana tersebut untuk menarik setidaknya 200 ribu wisatawan mancanegara (wisman) ke jantung Thailand.

Mengutip The Thaiger, Kamis, 21 Agustus 2025, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Sorawong Thienthong, mengatakan bahwa kampanye tersebut bertema "Beli Tiket Pesawat Internasional, Gratis Tiket Pesawat Domestik Thailand," dan diperkirakan berlangsung dari September hingga November 2025.

Inisiatif ini akan melibatkan Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) yang bermitra dengan enam maskapai besar, yaitu Thai AirAsia, Bangkok Airways, Nok Air, Thai Airways International, Thai Lion Air, dan Thai VietJet, untuk memperluas manfaat pariwisata hingga ke luar Bangkok dan Phuket.

Thienthong mengatakan, "Pemerintah akan mendukung tiket pesawat domestik dengan harga 1.750 baht (sekitar Rp875 ribu) sekali jalan. Kami bermaksud menarik wisatawan ke kota-kota (berstatus warisan) UNESCO, tempat-tempat ikonis, dan destinasi sekunder di seluruh Thailand."

Cara Klaim

Bangkok, Thailand. (dok. Unsplash.com/Evan Krause)

Berdasarkan aturan tersebut, setiap wisatawan asing yang membeli tiket internasional ke Thailand melalui situs web maskapai, pemesanan langsung, atau agen perjalanan daring yang disetujui akan mendapatkan dua penerbangan domestik gratis. Satu untuk keberangkatan dan satu untuk kepulangan dengan jatah bagasi 20 kg.

Wisatawan yang lebih memilih perjalanan sekali jalan dapat menggunakan satu tiket saja. Para pejabat memperkirakan skema ini akan menyuntikkan pendapatan langsung setidaknya 8,81 miliar baht (sekitar Rp4,4 triliun), dengan dampak ekonomi keseluruhan diperkirakan mencapai 21,8 miliar baht (sekitar Rp10,9 triliun).

Terinspirasi oleh kampanye penerbangan gratis Jepang yang sukses, proyek ini dirancang untuk mengalihkan arus wisatawan dari tempat-tempat wisata yang terlalu ramai dan meningkatkan pengeluaran di kota-kota kecil dan pusat-pusat budaya.

Destinasi di Thailand

Phuket, Thailand. (dok. Unsplash.com/Mike Swigunski)

Upaya ini bertepatan dengan Tahun Pariwisata dan Olahraga Agung Thailand 2025 yang bertujuan mempercepat pemulihan negara tersebut sebagai destinasi global terkemuka. Selain itu, Thienthong menyambung, promosi Perjalanan Setengah Harga di Thailand hampir sepenuhnya diterapkan.

Pemesanan di kota-kota wisata utama sudah terjual habis, dengan lebih dari 54 ribu slot masih tersedia di lokasi-lokasi sekunder. Semuanya diperkirakan akan terjual habis pada September 2025.

Jika berhasil, otoritas Thailand mengisyaratkan adanya tahap kedua, yang dirancang khusus untuk menguntungkan daerah-daerah yang jarang dikunjungi. Thienthong mengatakan, "Ini bukan hanya tentang angka, tapi juga memastikan setiap daerah di Thailand merasakan manfaat pariwisata."

Thailand memiliki destinasi wisata yang disukai banyak turis. Cherng Talay, Phuket, yang kini jadi pusat keramaian penduduk lokal, pendatang, dan turis, dulunya merupakan hidden gem yang tersembunyi dari banyak pasang mata.

Di Mana Cherng Talay?

Phuket, Thailand. (dok.Unsplash.com/The DK Photography)

Pantai-pantai di sana relatif lebih sepi dibanding Pantai Patong atau Kata, dan masih mempertahankan pesona Thailand-nya. Fasilitasnya juga terus berkembang, dengan pilihan sekolah internasional yang mengesankan, pusat medis kelas dunia, dan tempat hiburan kelas atas.

Terletak di pesisir barat laut Phuket, kawasan ini terdiri dari beberapa area, termasuk Bang Tao, Layan, Surin, Baan Manik, dan Bandon. Masing-masing memiliki nuansa tersendiri, tapi bersama-sama, mereka menciptakan komunitas yang terasa eksklusif, sekaligus ramah.

Cherng Talay sering disebut sebagai 'Kawasan Laguna' karena Kompleks Laguna Phuket yang terkenal, sebuah landmark terkenal yang menampilkan resor mewah, lapangan golf, dan properti hunian eksklusif. Menikmati hari yang tenang sama mudahnya dengan ikut serta dalam kehidupan sosial yang semarak di kawasan ini.

Infografis 16 Bandara Dibuka untuk Penerbangan Internasional (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya