Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas/EBY), menegaskan bahwa Rumah Pintar merupakan warisan visioner Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono. Program ini lahir dari kepedulian tulus untuk menjangkau masyarakat terpencil melalui pendidikan, serta menjadi aset penting bangsa yang patut dilanjutkan.
Hal itu ia sampaikan dalam agenda audiensi bertajuk "Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional" yang berlangsung di Ruang Delegasi MPR RI. Pertemuan tersebut dihadiri pengurus Perkumpulan Pengelola Rumah Pintar Nasional (P2RPN). Ibas turut didampingi istrinya, Siti Rubi Aliya Rajasa Yudhoyono, yang juga menjabat Pembina Rumah Pintar Nasional sekaligus Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat.
Advertisement
Dalam sambutannya, Ibas tidak bisa menyembunyikan rasa haru. “Kami bersyukur, bahagia dan bangga sekaligus terharu. Hari ini seperti kita dikunjungi semangat Almarhumah Ibu Ani. Izinkan kami mengirimkan doa Al-Fatihah untuk Beliau, mengenang awal gerakan dari gagasan menjadi ‘to reach the unreached’,” ujarnya penuh khidmat.
Rumah Pintar adalah Aset Bangsa
Ibas menyampaikan bahwa program Indonesia Pintar, yang digagas oleh Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, adalah sebuah peninggalan dan aset bangsa. “Ide besar tak muncul seketika, tumbuh dari hati yang tulus berkarya. Kepedulian tak sekadar kata, ia bergerak dalam senyap untuk semua,” lanjutnya.
Ibas menekankan bahwa gerakan ini lahir dari pemikiran visioner dan kepedulian sosial. “Melalui keteladanan dan pemikiran yang visioner dan kepedulian sosialnya, sebuah inisitatif dalam Gerakan Indonesia Pintar yang diluncurkan melalui SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), bersama Presiden SBY, bersama Ibu Okke, Ibu Murniati, dan Ibu SIKIB lainnya, Rumah Pintar hadir bukan hanya sekedar memfasilitasi, tapi juga melainkan sebagai bagian dari ruang harapan. Harapan bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan, yang tidak tersentuh buku, teknologi, apalagi pelatihan,” sebutnya.
Ibas juga menyadur kata-kata Ibu Ani Yudhoyono dalam sambutannya ini. “Teringat kata Ibu Ani Yudhoyono, ‘Kalau ingin memajukan bangsa, majukan dulu anak-anaknya. Dan pendidikan, adalah satu-satunya jalan,’ ” kenangnya.
Ibas menegaskan pentingnya pendidikan dalam membangun generasi. “Seiring waktu, gagasan ini berkembang menjadi gerakan nasional, menyebar ke seluruh pelosok Indonesia,” paparnya.
Perkembangan Program Jangkau Berbagai Wilayah
Ia juga menyebutkan beberapa perkembangan program yang kini telah menjangkau berbagai wilayah. “Mulai dari Rumah Pintar, Mobil Pintar, Motor Pintar, hingga Taman Belajar berbasis budaya lokal. Program Indonesia Pintar melalui Rumah Pintar ini bukan hal biasa-biasa saja, bersama Ibu Okke Hatta Rajasa dan Ibu Murniati Widodo A.S., Gerakan ini mengakar dan tumbuh,” bahasnya lebih lanjut. "Ribuan kader dilatih, ratusan komunitas juga terus terinspirasi dan jutaan anak-anak, ibu rumah tangga, guru paud, setengah warga desa ikut merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai," tambahnya.
Ibas mengajak pun turut mengingatkan pentingnya peran negara dalam pendidikan. “Merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai,” sebutnya. “Ini bukan nostalgia, ini bukan romantika masa lalu. Tapi ini penggalan ilmu, pengalaman dan amal untuk bangsa,” pungkasnya.
Ibas juga berharap, program-program inovatif seperti Rumah Pintar dan Mobil Pintar ini dapat menjadi bagian integral dari program pendidikan yang akan dijalankan oleh Presiden Prabowo. Ia meyakini bahwa sinergi antara inisiatif masyarakat dan kebijakan pemerintah akan semakin memajukan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, menjangkau lebih banyak anak bangsa yang membutuhkan akses ilmu dan pengetahuan.
Sementara itu, Sekretaris Rakornas P2RPN 2025, Deden Arrifan, menyebut audiensi ini penuh makna. Ia merasa dukungan dari Partai Demokrat memberikan energi baru bagi gerakan Rumah Pintar Nasional. "Kami optimis, Rumah Pintar di Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membawa keberkahan bagi bangsa dan negara," ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh Fraksi Demokrat seperti Dede Yusuf Macan Effendi, Marwan Cik Asan, Sabam Sinaga, Cellica Nurrachdiana, Dina Lorenza, Hinca Panjaitan, dan Rizki Aulia Natakusuma. Dari pihak Rumah Pintar hadir Ketua P2RPN Okke Rajasa, Pembina P2RPN Murniati Widodo, Ketua Panitia Rakornas Carolina Kaluku, dan Sekretaris Panitia Rakornas 2025.