Begini Proses PDI Sepeda Motor Honda Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

PDI merupakan prosedur pemeriksaan menyeluruh terhadap sepeda motor sebelum unit dikirimkan ke tangan konsumen. Tujuannya, untuk memastikan setiap komponen berfungsi dengan optimal dan sesuai standar pabrikan.

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 21 Agustus 2025, 06:12 WIB
MPM menjadi dealer utama sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan NTT. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan dealernya terus memastikan kualitas sepeda motor Honda dalam kondisi terbaik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui proses Pre-Delivery Inspection atau yang dikenal dengan PDI.

PDI merupakan prosedur pemeriksaan menyeluruh terhadap sepeda motor sebelum unit dikirimkan ke tangan konsumen. Tujuannya jelas, memastikan setiap komponen berfungsi dengan optimal dan sesuai standar pabrikan.

Berikut ini beberapa poin penting yang menjadi fokus utama tim PDI Honda:

1. Cek Oli, Pastikan Mesin Tetap Sehat

Langkah pertama dalam proses PDI adalah memeriksa kondisi oli. Teknisi akan memastikan volume oli melalui pengecekan dipstick, serta mengecek area drain bolt untuk memastikan tidak ada kebocoran. Ini penting agar performa mesin tetap maksimal sejak motor pertama kali digunakan.

2.Sistem Kelistrikan: Dari Starter hingga Soket Charger

Bagian kelistrikan juga jadi perhatian utama. Ada empat fungsi dasar yang wajib dicek: kunci kontak atau Honda Smart Key, pengunci stang, seat opener, dan electric starter.

Selain itu, teknisi akan memeriksa seluruh sistem pencahayaan dan panel digital, seperti pompa bahan bakar, speedometer, sein, lampu depan dan rem, klakson, hingga indikator MIL (Malfunction Indicator Lamp). Bahkan, soket power outlet juga tidak luput dari pengecekan.

3. Respons Tuas Gas dan Posisi Stang

Tuas gas harus bekerja dengan lancar dan kembali ke posisi semula saat dilepas. Tim PDI juga akan memastikan posisi stang dalam kondisi seimbang, baik saat diarahkan ke kiri, kanan, maupun lurus ke depan. Jika diperlukan, pengecekan lanjutan dilakukan pada routing kabel di area steering stem.

 

4. Pengereman Optimal Sebelum Jalan

Keamanan berkendara dimulai dari sistem rem yang andal. Pada tahap ini, motor ditegakkan dengan standar tengah untuk mengecek posisi stang dan level minyak rem. Bila levelnya di bawah batas minimum, minyak rem akan ditambahkan.

Selang rem dan fitting-nya juga dicek untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kelonggaran. Penyesuaian rem belakang dilakukan melalui mur penyetelan di roda belakang.

5. Roda dan Ban Bebas Masalah

Terakhir, roda dan ban diperiksa secara menyeluruh. Ban diputar dan ditekan untuk memastikan tidak ada bunyi atau kelonggaran pada bearing. Tekanan angin pun disesuaikan sesuai standar, dengan kondisi ban dalam keadaan dingin. Arah rotasi roda juga diperiksa agar ban tidak oleng saat digunakan.

"Kami selalu berupaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada konsumen terhadap sepeda motor Honda kesayangannya. Layanan servis yang prima kami lakukan bahkan sejak penyiapan sepeda motor dalam kondisi terbaik melalui aktivitas PDI, sebelum dilakukan serah terima pada konsumen,” tutup Irwan Pane, Technical Service Astra Motor Sulawesi Selatan.

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya