Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk tiga pangdam baru. Selain tiga pangdam, ada ratusan perwira tinggi dan menengah TNI yang dimutasi dan dirotasi.
Penunjukkan itu mengacu pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1102/VIII/2025 tertanggal 15 Agustus 2025, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.
Advertisement
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membenarkan rotasi besar-besaran ini. “Benar (mutasi dilakukan Panglima TNI),” singkat dia, Rabu (20/8/2025).
Rincian tiga pangdam baru pilihan Panglima TNI adalah Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru sebagai Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Amrin Ibrahim sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih dan Mayjen TNI Joko Hadi Susilo sebagai Pangdam Iskandar Muda. Berikut ini profil dan rekam jejak ketiganya?
Pangdam XVIII/Kasuari
Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mendapat tugas baru sebagai Pangdam XVIII/Kasuari.
Jenderal bintang dua kelahiran Jakarta, 31 Juli 1975 ini sebelumnya menjabat Asops Kasad. Lulusan Akmil 1993 ini ditempa di Infanteri Kostrad. Ia pernah menjadi Danyonif Linud 305/Tengkorak, Dandim Mimika, Danbrigif Linud 17/I Kujang, sampai Danrem 151/Binaiya.
Papua juga bukan wilayah asing baginya. Ia pernah di Korem 174/ATW hingga Asops Kodam XVII/Cenderawasih.
Kariernya meroket tajam. Tahun 2022 pecah bintang Brigjen di Asops Kaskostrad. Hanya dua tahun berselang, ia sudah Mayjen dan dipercaya sebagai Asops Kasad.
Sementara itu, di bidang akademisi, dia tercatat sebagai alumni Seskoad dan Sesko TNI. Kini, ia mendapatkan kepercayaan untuk mengomandoi Kodam Kasuari.
Pangdam XVII/Cenderawasih
Mayjen TNI Amrin Ibrahim kini dipercaya menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih, menggantikan Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Amrin lahir di Gorontalo, 5 Juni 1968. Jenderal lulusan Akmil 1992 ini sudah malang melintang di berbagai posisi. Ia pernah menjadi Komandan Kodim Pinrang, Aster Kodam Diponegoro, lalu Komandan Rindam Diponegoro.
Dari sana, kariernya terus menanjak. Dia menjadi Irutum Kostrad, Danrem 133/Nani Wartabone di tanah kelahirannya Gorontalo, lalu dipercaya sebagai Irdam VI/Mulawarman. Hingga akhirnya, menduduki kursi Pa Sahli Kasad di Mabesad dan kini mendapat kepercayaan menduduki Pangdam XVII/Cenderawasih.
Pangdam Iskandar Muda
Posisi Pangdam Iskandar Muda (IM) kini dijabat Mayjen TNI Joko Hadi Susilo. Dia menggantikan Mayjen TNI Niko Fahrizal yang digeser menjadi Staf Khusus Kasad.
Lulusan Akmil 1991 ini satu angkatan dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Selama 34 tahun berdinas, karir pria kelahiran 4 Juli 1970 terbilang moncer.
Saat masih Letkol, ia memimpin pasukan elit Yonif Linud 328/Dirgahayu, lalu dipercaya jadi Dandim Belu di perbatasan NTT. Karier terus naik. Dia menjabat Aster Divif Kostrad, Aster Kasdam Brawijaya, hingga Danrem 062/Tarumanagara di Garut.
Jabatan lainnya yang pernah dia emban seperti Irdam Cenderawasih di Papua, lalu Sekretaris Dinas Sejarah Angkatan Darat, hingga akhirnya promosi ke Makostrad sebagai Aster Kaskostrad.
Dari situ, bintang terus menempel di pundaknya hingga kini menjadi Pangdam Iskandar Muda (IM).
Di dadanya juga berderet tanda kehormatan mulai Brevet Yudha Wastu Pramuka, Brevet Para Madya TNI-AD, Brevet Cakra Kostrad, Brevet Taipur, Brevet Pelatih, Brevet Airborne, Brevet Air Assault, Brevet Pemburu, Pin Alumni Sesko TNI dan Pin Alumni Lemhannas.