Prediksi IHSG Hari Ini 20 Agustus 2025, Berpotensi Uji 8.000

Level support kuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi 7.850 pada perdagangan saham, Rabu (20/8/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 20 Agustus 2025, 09:00 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat secara teknikal pada perdagangan saham Rabu (20/8/2025).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi rebound jika kuat bertahan di level support kuat 7.850. Ia menuturkan, IHSG hari ini akan berada di level support 7.800-7.850 dan level resistance 7.900-8.000 pada Rabu pekan ini.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (3) pada label hitam.

“Hal tersebut berarti, masih terdapat ruang IHSG menguat menguji 8.025-8.102, tetapi tetap cermati akan ada koreksi jangka pendek ke retang 7.815-7.831,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.800,7.680 dan level resistance 8.008,8.103.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

 

Rekomendasi Saham

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Trading Idea hari ini: BKSL, DOOH, KRAS, CDIA, FILM, dan PANI

  • BKSL Spec Buy dengan area beli di 148, cutloss di bawah 147. Target dekat di 152-154.
  • DOOH Spec Buy dengan area beli di 159-162, cutloss di bawah 157. Target dekat di 166-170.
  • KRAS Spec Buy dengan area beli di 294-298, cutloss di bawah 290. Target dekat di 302-310.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 1500-1515, cutloss di bawah 1480. Target dekat di 1525-1560.
  • FILM Spec Buy dengan area beli di 3660-3710, cutloss di bawah 3600. Target dekat di 3760-3860.
  • PANI Spec Buy dengan area beli di 15900, cutloss di bawah 15850. Target dekat di 16000-16150.   

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 19 Agustus 2025

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada penutupan perdagangan  saham Selasa, (19/8/2025) usai cuti bersama HUT ke-80 RI. Koreksi IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini merosot 0,45% ke posisi 7.862,94. Indeks LQ45 terpangkas 0,71% ke posisi 815,23. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, sebanyak 405 saham menguat. 242 saham melemah dan 155 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.176.066 kali dengan volume perdagangan 40,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.245.

 

Sektor Saham

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dari 11 sektor saham, mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham industri bertambah 1,85%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham transportasi dan kesehatan masing-masing menguat 1,44% dan 1,41%.

Di sisi lain, sektor saham energi bertambah 0,63%, sektor saham basic naik 0,41%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,75%, sektor saham properti mendaki 0,99%.

Sementara itu, sektor saham infrastruktur merosot 0,54%, sektor saham teknologi terpangkas 0,47%, sektor saham consumer siklikal dan keuangan masing-masing turun 0,21%.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya