Keluarga dan pendukung warga Israel yang disandera oleh militan Hamas di Gaza sejak serangan pada 7 Oktober 2023, meneriakkan slogan-slogan saat mereka memblokir arus lalu lintas di sebuah terowongan di Yerusalem pada 17 Agustus 2025. (Menahem Kahana/AFP)
Keluarga dan pendukung warga Israel yang disandera oleh militan Hamas di Gaza sejak perang memanas pada 7 Oktober 2023, melakukan aksi unjuk rasa untuk mendesak tercapainya kesepakatan pembebasan sandera yang masih ditahan. (Menahem Kahana/AFP)
Mereka juga menuntut segera diakhirinya perang di Gaza. (Menahem Kahana/AFP)
Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga memblokir arus lalu lintas di sebuah terowongan di Yerusalem. (Menahem Kahana/AFP)
Beberapa polisi dikerahkan untuk membubarkan paksa aksi unjuk rasa yang berlangsung. (Menahem Kahana/AFP)
Untuk membubarkan massa, polisi terpaksa menembakkan air ke arah pengunjuk rasa. (Menahem Kahana/AFP)
Sementara itu, otoritas keluarga tahanan mengatakan lebih dari satu juta orang berpartisipasi dalam protes dan demonstrasi di seluruh wilayah Israel. (Menahem Kahana/AFP)