Liputan6.com, Jakarta - Pengamat politik Amsori Baharudin Syah menilai Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memegang peran strategis dalam memastikan kebijakan Presiden Prabowo Subianto berjalan efektif dan segera dieksekusi para menteri.
Menurut Amsori, Teddy bukan sekadar penghubung administrasi antarmenteri, melainkan motor penggerak agar setiap arahan Presiden langsung diterjemahkan menjadi aksi nyata.
Advertisement
“Teddy Indra Wijaya bukan sekadar penghubung administrasi antarmenteri, tetapi saya lihat dia menjadi motor penggerak agar setiap arahan Presiden langsung diterjemahkan menjadi aksi nyata. Untuk itu diperlukan keberanian mengambil keputusan dan kecermatan membaca dinamika politik serta teknis di lapangan,” ujar Amsori, tim (15/8/2025).
Kepercayaan Prabowo Jadi Modal Besar
Amsori menyebut, Presiden Prabowo selama ini memberi kepercayaan penuh kepada Teddy dalam sejumlah tugas strategis. Kepercayaan tersebut, kata dia, menjadi modal penting sekaligus tanggung jawab besar bagi Seskab untuk mempercepat program-program prioritas.
“Kepercayaan Presiden itu bukan hal kecil. Artinya, setiap kebijakan yang tertuang dalam rapat kabinet, terutama yang menyangkut agenda strategis nasional, harus dipastikan tidak berhenti di meja birokrasi. Seskab harus memastikan menteri terkait segera bergerak,” tegasnya.
Ia menilai percepatan eksekusi kebijakan menjadi kunci keberhasilan pemerintahan Prabowo di tahun-tahun awal. Tanpa koordinasi yang kuat, berbagai program unggulan berpotensi hanya menjadi wacana.
“Publik menilai keberhasilan Presiden dari hasil nyata di lapangan, bukan dari banyaknya rapat. Di sinilah pentingnya peran Seskab yang berani menegur, mengingatkan, bahkan mendorong para menteri agar target Presiden tercapai,” kata Amsori.
Bukti Kepercayaan dan Kepuasan Publik
Dalam beberapa momen, Prabowo kerap memberi kepercayaan kepada Teddy untuk mengatur jalannya rapat kabinet. Saat sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden pada 6 Agustus 2025, misalnya, Prabowo secara langsung meminta Teddy mengatur laporan para menteri.
“Saya persilahkan Sekretaris Kabinet untuk mengatur laporan masing-masing,” ujar Prabowo kala itu.
Teddy kemudian mempersilakan Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan lebih dulu, disusul menteri-menteri lain sesuai prioritas di bidang pangan, energi, pengentasan kemiskinan, pembangunan SDM, hingga kesehatan.
Selain kepercayaan Presiden, dukungan publik juga tercermin dari hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) pada 16–21 Januari 2025 terhadap 1.220 responden. Dalam survei tersebut, Teddy menempati posisi kedua tingkat kepuasan publik terhadap menteri dengan angka 90,1 persen, berada di bawah Menteri Agama Nasaruddin Umar (92,8 persen).
Amsori menegaskan, kombinasi keberanian mengambil inisiatif dan kecermatan membaca prioritas negara akan menentukan seberapa cepat visi Prabowo terealisasi.
“Kalau Seskab mampu menjalankan peran ini dengan optimal, maka Kabinet Merah Putih bisa bekerja lebih gesit dan responsif terhadap kebutuhan rakyat,” pungkasnya.