Liputan6.com, Jakarta - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan menggelar Sidang Tahunan pada Jumat, 15 Agustus 2025 besok. Sidang ini akan berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta.
Namun, ada yang berbeda pada agenda Sidang Tahunan MPR kali ini. Untuk pertama kalinya dalam sidang, akan ada penayangan video capaian kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebelum pidato presiden.
Advertisement
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan perdananya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rangkaian acara akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya", dilanjutkan dengan lagu "Mengheningkan Cipta" yang akan dipimpin langsung oleh Ketua MPR RI.
Pada pukul 09.08 WIB, Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI–DPD RI secara resmi dibuka oleh Ketua MPR RI. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa dan penyampaian pidato pengantar Sidang Tahunan oleh Ketua MPR RI.
Pukul 09.36 WIB, Ketua MPR RI akan menyampaikan pidato pengantar untuk Sidang Bersama DPR RI–DPD RI, yang kemudian dilanjutkan dengan penayangan video capaian kinerja Presiden Republik Indonesia.
Pada pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Sidang Bersama
Selanjutnya, pada pukul 10.45 WIB, Ketua DPR RI akan mengambil alih pimpinan sidang untuk melanjutkan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI–DPD RI 2025.
Rangkaian sidang ini akan ditutup dengan penampilan lagu-lagu nusantara, penutupan resmi oleh Ketua DPR RI, dan diakhiri dengan lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
Usai sidang tahunan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR RI ke-1. Pada pukul 14.57 WIB, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan terkait pengantar dan keterangan atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2026, beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukung.
RUU APBN 2026
Kemudian, pada pukul 15.42 WIB, Presiden RI akan menyerahkan RUU APBN 2026 secara resmi kepada Ketua DPR RI. Setelah itu, Ketua DPR RI akan menyerahkan Surat Permintaan Pertimbangan kepada DPD RI terkait RUU APBN tersebut, yang diikuti dengan penandatanganan Berita Acara.
Rapat Paripurna DPR RI akan ditutup pada pukul 16.07 WIB dengan menyanyikan lagu "Indonesia Raya", diiringi oleh Simfoni Praditya Wiratma dari Universitas Pertahanan.