Separah Kelaparan, Krisis Air Hantam Gaza

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 14 Agustus 2025, 13:45 WIB
Separah Kelaparan, Krisis Air Hantam Gaza
Warga Palestina di Jalur Gaza menghadapi krisis yang semakin meningkat dalam upayanya mengakses kebutuhan air bersih. Krisis air memperburuk situasi kehidupan warga di Gaza yang mengalami kelaparan dan ancaman pemindahan paksa. Krisis ini diperparah dengan penutupan penyeberangan perbatasan, larangan masuk bahan bakar, dan pelumpuhan pabrik desalinasi. Krisis air di Gaza telah berlangsung lebih kurang selama 22 bulan akibat hancurnya 80 persen infrastruktur penyaluran air imbas perang Israel-Gaza. Kehadiran truk-truk pembawa bantuan air di Gaza masih dianggap berbagai pihak tak cukup memenuhi kebutuhan di sana. Pemerintah setempat mengatakan kondisi krisis ini karena hancurnya pipa-pipa utama akibat perang sehingga merusak jaringan distribusi air di Gaza.
Warga Palestina mengumpulkan air minum di pabrik desalinasi di Deir al-Balah, Jalur Gaza Tengah, Rabu 13 Agustus 2025. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Warga Palestina di Jalur Gaza menghadapi krisis yang semakin meningkat dalam upayanya mengakses kebutuhan air bersih. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Krisis air memperburuk situasi kehidupan warga di Gaza yang mengalami kelaparan dan ancaman pemindahan paksa. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Krisis ini diperparah dengan penutupan penyeberangan perbatasan, larangan masuk bahan bakar, dan pelumpuhan pabrik desalinasi. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Krisis air di Gaza telah berlangsung lebih kurang 22 bulan akibat hancurnya 80 persen infrastruktur penyaluran air imbas perang Israel-Gaza. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Kehadiran truk-truk pembawa bantuan air di Gaza masih dianggap berbagai pihak tak cukup memenuhi kebutuhan di sana. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Pemerintah setempat mengatakan kondisi krisis ini karena hancurnya pipa-pipa utama akibat perang sehingga merusak jaringan distribusi air di Gaza. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya