Alasan Donnarumma Ingin Main di Premier League: Ikuti Jejak Eks Inter dan Milan

Gianluigi Donnarumma kini dikabarkan kehilangan tempat utama di PSG. Agennya, Mino Raiola, menyampaikan tujuan baru: mengejar jejak Mario Balotelli di Premier League.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 14 Agustus 2025, 03:05 WIB
Gianluigi Donnarumma dikaitkan dengan Manchester City belakangan ini. Kiper PSG itu kabarnya menjadi target Manchester City untuk menggantikan Ederson. Donnarumma sekarang dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. (DAMIEN MEYER / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Gianluigi Donnarumma kini dikabarkan kehilangan tempat utama di PSG usai. Agennya, Mino Raiola, menyampaikan tujuan baru: mengejar jejak Mario Balotelli di Premier League.

Donnarumma tampak kehilangan arah dalam skuat PSG setelah adanya penambahan sosok kiper baru. Hadirnya Lucas Chevalier membuat posisi penjaga gawang tersebut semakin tidak menentu.

Situasi tersebut semakin diperjelas ketika Donnarumma tidak masuk dalam daftar skuad PSG untuk pertandingan UEFA Super Cup 2025. Keputusan tersebut semakin mengindikasikan bahwa masa depan Gigio di klub sudah berada di ujung tanduk.

Ketidakpastian ini memunculkan pertanyaan apakah langkah keluar dari PSG adalah pilihan terbaik bagi kariernya. Dengan tekanan dari perubahan susunan tim, masa depan di Premier League mulai menjadi topik hangat yang mengemuka.


Donnarumma Ingin Ikuti Jejak Balotelli

Mario Balotelli pertama kali datang ke Premier League pada musim panas 2010. Ketika itu, Manchester City yang diasuh Roberto Mancini memboyongnya dari Inter Milan. Balotelli pindah ke Etihad Stadium setelah ditebus dengan harga 29,5 juta euro. Kariernya di klub berakhir setelah dilepas ke AC Milan pada musim dingin 2013. (ANDREW YATES / AFP)

Gianluigi Donnarumma kini secara terbuka menyatakan niatnya untuk meninggalkan klub PSG pada bursa transfer mendatang. Keputusan ini muncul setelah ia merasa perannya dalam tim utama semakin tersisih.

Mino Raiola, sang agen, menjelaskan bahwa kliennya memiliki keinginan kuat untuk berlaga di liga Inggris yang terkenal kompetitif. Ia menilai gaya bermain dan eksposur di Premier League sangat cocok dengan ambisi pribadi Donnarumma.

Selain itu, Raiola menyebut pada Calciomercato bahwa ambisi Gigio adalah menapaki jejak Mario Balotelli. Seperti yang diketahui, Balotelli dikenal sebagai satu-satunya orang Italia yang pernah meraih gelar liga Inggris.

"Jika ia bisa menjadi orang Italia lain yang memenangkannya, itu akan menjadi hal yang indah bagi kami. Sejarah membuktikan bahwa sangat sulit bagi orang Italia untuk memenangkannya," ujarnya.


Rekam Jejak Balotelli di Man City

Mario Balotelli pamerkan tulisan Why Always Me usai jebol gawang Manchester United (skysports)

Mario Balotelli mengawali kariernya di Italia dan sempat membela Inter Milan. Ia kemudian pindah ke Inggris untuk membela Manchester City pada tahun 2010.

Manajer Manchester City kala itu, Roberto Mancini, mengatakan gaya main Balotelli cocok untuk Premier League. Selama membela The Citizen, total ia bermain sebanyak 80 kali di semua ajang kompetisi.

Ia mencatatkan 30 gol dan enam assist. Balotelli kemudian cabut dari Man City pada tahun 2013 dan memperkuat sejumlah klub seperti AC Milan dan Liverpool.

Selama di City, ia membantu klub tersebut memenangkan dua gelar juara. Trofi pertama yang ia raih adalah FA Cup 2010/2011 dan yang berikutnya adalah Premier League 2011/2012.

(Calciomercato)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya