Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Turki, Satu Orang Tewas dan 29 Terluka

Gempa Turki terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 23.53 WIB.

oleh Khairisa FeridaDiperbarui 11 Agustus 2025, 07:29 WIB
Orang-orang membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di Sindirgi, Provinsi Balikesir, Turki, Minggu (10/8/2025). (Dok. Bahadir Demirceviren/IHA via AP)

Liputan6.com, Ankara - Gempa magnitudo 6,1 mengguncang Sindirgi, Provinsi Balikesir, Turki bagian barat pada Minggu (10/8/2025). Badan Manajemen Bencana dan Situasi Darurat Turki (Afad) mengonfirmasi, gempa menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai puluhan lainnya.

Lindu ini terasa di beberapa kota di bagian barat negara itu, termasuk Istanbul dan kawasan wisata Izmir. Tidak ada laporan mengenai korban tewas di wilayah-wilayah tersebut.

"Seorang berusia 81 tahun meninggal tidak lama setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan," ujar Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya kepada wartawan di Sindirgi, yang merupakan pusat gempa, seperti dilansir The Straits Times.

Yerlikaya menambahkan, sebanyak 29 orang terluka, namun tidak ada yang mengalami luka serius.

"Enam belas bangunan runtuh di Sindirgi dan sekitarnya, empat di antaranya merupakan bangunan tempat tinggal, termasuk sebuah bangunan bertiga lantai di pusat kota," jelas Yerlikaya.

Beberapa orang berhasil diselamatkan hidup-hidup dari reruntuhan bangunan bertiga lantai tersebut, yang dihuni oleh enam orang. Korban tewas juga tertimbun di bawah reruntuhan bangunan tersebut sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan.

"Sebanyak 319 petugas penyelamat dikerahkan ke zona yang terdampak," terang Afad.

Gempa, menurut Afad, terjadi pada pukul 19.53 waktu setempat, dengan sekitar 20 gempa susulan yang berkekuatan antara 3,5 hingga 4,6 magnitudo.

Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pernyataannya mengungkapkan harapannya agar semua warga yang terdampak gempa segera pulih.

"Semoga Tuhan melindungi negara kita dari segala jenis bencana," tulis Erdogan di platform media sosial X.Turki sendiri terletak di atas beberapa jalur patahan utama, sehingga gempa sering terjadi di negara ini.

Pada Februari 2023, gempa magnitudo 7,8 di Gaziantep menewaskan sedikitnya 53.000 orang dan menghancurkan Antakya, situs kota kuno Antioch.

Awal Juli, gempa magnitudo 5,8 di wilayah Turki bagian selatan menyebabkan satu orang tewas dan 69 orang terluka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya