Jefri Nichol Terima Kekalahan dari El Rumi, Senang Naik ke Ring Tinju Walau Tak Sempat Berduel Habis-habisan

Ini merupakan kekalahan kedua Jefri Nichol di atas ring tinju melawan El Rumi. Yang pertama adalah di Superstars Knockout pada November 2023 lalu.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 10 Agustus 2025, 17:00 WIB
Jefri Nichol (kanan) dinyatakan kalah TKO dari El Rumi oleh wasit di ajang Superstar Knockout Vol.3, Sabtu (9/8) di Jakarta. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Laga utama dalam Superstar Knockout Vol.3 berakhir dalam hasil yang tak diinginkan Jefri Nichol. Ia dinyatakan kalah TKO terhadap sang lawan, El Rumi, dalam pertandingan yang berlangsung  di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/8/2025) malam.

Ini merupakan kekalahan keduanya di atas ring tinju melawan El Rumi, yang pertama adalah di Superstars Knockout pada November 2023 lalu. Pada Minggu siang, Jefri Nichol membagikan isi hatinya mengenai kekalahannya ini. Ia membagikan unggahan di Instagram Story, berupa tulisan panjang dengan latar belakang hitam. 

"I accept my defeat. Sometimes things don't go as planned, I dislocated my shoulder and the officials decided I couldn't continue the match. (Aku menerima kekalahanku. Kadang ada hal-hal yang tak berlangsung seperti rencana, bahuku mengalami dislokasi dan wasit menilai aku tak bisa melanjutkan pertandingan)," tulisnya. 


Jefri Nichol Senang Bisa Kembali ke Ring

Unggahan Jefri Nichol. (Instagram/ jefrinichol)

Namun, Jefri Nichol menegaskan bahwa ia senang dan lega bisa kembali naik ke atas ring tinju.

"Aku senang bisa kembali menginjakkan kaki ke ring lagi, meski aku dan @elelrumi tidak bisa bertanding secara penuh," tulisnya. 

Ia kemudian menutup pernyataan ini dengan menulis, "terima kasih banyak buat semua orang yang udah nonton dan ngasih supportnya dan gua minta maaf kalian ga dapet pertunjukan yang kalian pengen liat."

Diberitakan sebelumnya, saat turun dari ring usai pertandingan, Jeefri Nichol sempat mengungkap kekecewaan atas hasil ini. Jefri Nichol menilai semestinya wasit mulai menghitung ketimbang langsung menghentingkan pertandingan. Tapi tentunya keputusan wasit tidak dapat diganggu gugat, mengingat kemanan dan keselamatan para fighter mejadi prioritas utama.

"Gue nggak mengerti, gue cuma dislok tapi dibilang TKO, bingung gue. Gimana nih, belum berantem Bro, kenapa nggak dihitung," ujar Jefri Nichol saat dimintai pendapatnya tentang jalannya pertandingan.


Permintaan Maia Estianty

El Rumi merayakan kemenangannya atas Jefri Nichol dalam Superstar Knockout Vol.3. bersama keluarga termasuk sang ibunda, Maia Estianty. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di sisi lain, El Rumi membagikan unggahan saat berpose bersama sabuk juara yang ia peroleh. Ia menulis di caption, "38 detik….. @icbchampionship Indonesian Cruiserweight Champion 🏆🥇".

Di kolom komentar, respons Maia Estianty cukup menarik perhatian warganet. "Udah ya, jangan ada rematch lagi…. Proud of you SON….." tulis Maia. 

Sementara Syifa Hadju menulis, "CHAMPIONNNNNNNNNNNN!!!"


Hanya Berlangsung dalam Hitungan Detik

El Rumi vs Jefri Nichol dalam Superstar Knockout Vol.3. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Diberitakan sebelumnya, pertandingan antara El Rumi dan Jefri Nichol usai di babak pertama, dari 5 ronde yang dijadwalkan.

Dislokasi pada bahu Jefri membuat dirinya membiarkan El terus-menerus memberikan pukulannya. Walhasil, wasit menghentingkan pertandingan dan El dinyatakan menang TKO.

Keputusan ini sempat disambut dengan teriakan agar pertandingan dilanjutkan. "Lanjut, lanjut, lanjut," para penonton berteriak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya