Top 3: 143 Guru Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri

Ratusan guru Sekolah Rakyat (SR) mengundurkan diri. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan.

oleh Septian DenyDiterbitkan 10 Agustus 2025, 08:30 WIB
(Foto:Dok.Pemkab Jember)

Liputan6.com, Jakarta Ratusan guru Sekolah Rakyat (SR) mengundurkan diri. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan.

Pertama, adanya pertimbangan jarak dari lokasi mengajar dengan domisili guru. Kedua, telah mendapat penempatan di lokasi lain, sebab statusnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Meski ada ratusan guru Sekolah Rakyat yang mundur, pemerintah memastikan sudah ada pengganti untuk menunjang kegiatan belajar siswa. Misalnya, mata pelajaran diampu oleh guru lain hingga kepala sekolah.

Artikel 143 Guru Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Minggu, (10/8/2025):

1. 143 Guru Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri, Ini Gara-garanya

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul buka suara mengenai jumlah guru Sekolah Rakyat (SR) yang mengundurkan diri. Tercatat ada 143 guru yang tidak memenuhi panggilan meski telah diterima.

"Yang mundur 143 (orang), tidak memenuhi panggilan ya. Sebenarnya mereka ini kan sudah memulai proses seleksi ya, mereka sudah diterima. Tapi ketika disampaikan undangan mereka tidak memenuhi panggilan," ungkap Gus Ipul, di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10, Jakarta, Sabtu (9/8/2025).

Terkait alasannya, dia menjelaskan beberapa faktornya. Pertama, adanya pertimbangan jarak dari lokasi mengajar dengan domisili guru. Kedua, telah mendapat penempatan di lokasi lain, sebab statusnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Harga Emas Amblas Usai Sentuh Rekor Tertinggi

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Harga emas turun dari rekor tertinggi pada hari Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah Gedung Putih mengatakan akan mengklarifikasi informasi yang salah tentang logam mulia yang akan dikenakan tarif.

“Gedung Putih berencana mengeluarkan perintah eksekutif dalam waktu dekat untuk mengklarifikasi informasi yang salah tentang tarif emas batangan dan produk khusus lainnya,” ujar seorang pejabat Gedung Putih dikutip dari CNBC, Sabtu (9/8/2025).

Harga emas dunia turun dari level penutupan tertinggi sepanjang masa di USD 3.491,30 setelah pernyataan Gedung Putih. Logam mulia tersebut terakhir diperdagangkan pada harga USD 3.463,30.

Asosiasi Logam Mulia Swiss memperingatkan pada hari Jumat sebelumnya bahwa tarif AS dapat berdampak negatif pada arus emas fisik internasional.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. 243 Ribu PPPK Ditugaskan di Kopdes Merah Putih, Ini Posisinya

Seleksi kompetensi PPPK Teknis. (Istimewa)

Pemerintah mulai menyiapkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk ditugaskan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini. 

“Saat ini ada sekitar 81.147 koperasi desa/kelurahan, kalau yang disampaikan Pak Menko Pangan diperlukan sekitar 2-3 orang (PPPK) maka proyeksi yang dibutuhkan untuk SDM itu sekitar 243.441 orang,” kata Rini dikutip dari Antara, Sabtu (9/8/2025).

Dalam Rapat Konsolidasi dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu, Rini mencoba memetakan lokasi dan skema penugasan PPPK, di mana rencananya yang akan bekerja di Kopdes Merah Putih difokuskan tenaga teknis yang sudah ada di bawah pemerintah daerah.

Baca artikel selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya