Holden Torana Biru, Armada Pertama Bluebird yang Kembali Menyusuri Jakarta

Holden Torana ini bukan replika. Unit ini adalah mobil asli yang pernah mengangkut penumpang di awal sejarah Bluebird.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 10 Agustus 2025, 09:00 WIB
Armada pertama taksi Bluebird Holden Torana yang digunakan oleh Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono berkeliling Jakarta belum lama ini. (Dok Bluebird)

Liputan6.com, Jakarta - sebuah mobil biru tua meluncur pelan meninggalkan halaman kantor pusat Bluebird. Bukan taksi biasa, tapi Holden Torana—armada pertama yang mengantar Bluebird memulai pelayanannya pada tahun 1972. Nomor lambung 072 dan pelat “B 72 BBG” terpampang jelas di belakang, seolah memberi salam dari masa lalu.

Di balik kemudi, CEO PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, tersenyum lebar. Di kursi penumpang, duduk sosok istimewa—Purnomo Prawiro, co-founder yang ikut merintis perjalanan panjang perusahaan yang sudah beroperasi 72 tahun ini.

“Mengemudi di Jakarta menggunakan mobil pertama Bluebird adalah pengalaman yang sangat berkesan. Tidak hanya membawa kami bernostalgia pada awal perjalanan Bluebird, tetapi juga menjadi simbol perjalanan panjang perusahaan dalam melayani masyarakat Indonesia,” ujar Adrianto kepada Liputan6.com, ditulis Minggu (10/8/2025).

Menyusuri Jejak Awal

Rute yang ditempuh pagi itu bukan sembarang perjalanan. Dari kantor pusat Bluebird, Adrianto Djokosoetono dan Purnomo Prawiro yang merupakan ayahnya menuju kantor pertama perusahaan di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng—tempat sejarah itu dimulai. Jalanan yang dilalui masih menyisakan aroma sejarah, meski kini dipenuhi gedung-gedung modern dan lalu lintas sibuk.

Perjalanan berlanjut menuju kawasan Senayan, melewati ikon-ikon Jakarta. Di salah satu sudut kota, Holden Torana biru itu terekam melaju di depan Pacific Place, dengan latar hiasan kemerdekaan ke-80 RI: Garuda emas menjulang, kipas merah-putih berjejer, dan tulisan “Dirgahayu Indonesia”.

Kontras yang indah antara kejayaan masa lalu dan semangat modern ibu kota.

 

Mesin Tua, Semangat Baru

Holden Torana, armada pertama Blue Bird yang resmi mengaspal di Jakarta pada 1972 dipajang di kantor Pusat PT Blue Bird Tbk di kawasan Mampang.  (Liputan6.com/Deon)

Mobil klasik berusia lebih dari setengah abad tentu punya tantangan sendiri. Adrianto mengakui, ada penyesuaian selama perjalanan. Namun, justru di situlah letak keistimewaannya.

“Perjalanan berjalan lancar, meskipun ada penyesuaian mengingat mobil ini sudah berusia puluhan tahun. Semua itu menambah nilai pengalaman dan rasa bangga kami bisa kembali menghadirkannya di tengah masyarakat,” tuturnya.

Unit ini adalah Holden Torana asli yang dioperasikan Bluebird pada awal berdirinya. Setelah menjalani perawatan dan restorasi, mobil tetap mempertahankan keaslian: argo manual, lampu merah-putih di atap, hingga detail interior seperti tahun 1972.

 

Lebih dari Sekadar Perjalanan

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono dengan latar belakang Holden Torana yang merupakan armada pertama Blue Bird. (Liputan6.com/Deon) 

Sebelumnya, mobil ini memang pernah tampil di acara khusus seperti perayaan ulang tahun perusahaan. Tapi membawa Holden Torana kembali ke jalanan Jakarta—melewati titik-titik bersejarah Bluebird—adalah momen yang langka.

“Untuk berkeliling Jakarta langsung seperti kali ini, sangat jarang kami lakukan. Ini momen yang spesial,” kata Adrianto.

Hari itu, Jakarta tidak hanya menjadi latar perjalanan, tetapi juga bagian dari cerita. Sebuah perjalanan singkat yang membawa pulang kenangan panjang—tentang awal mula Bluebird, tentang dedikasi pendirinya, dan tentang hubungan erat antara taksi biru ini dengan warga ibu kota.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya