Jawab Isu Mundur dari Polri, Irjen Karyoto: Kapolri Sayang dengan Saya

Isu liar pun muncul, menyebut Karyoto marah dengan rotasi tersebut, sebab dijanjikan mengisi posisi Kabareskrim Polri.

oleh Nanda Perdana PutraDiperbarui 08 Agustus 2025, 14:58 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menjadi Kabaharkam Polri. Isu liar pun muncul, menyebut Karyoto marah dengan rotasi tersebut, sebab dijanjikan mengisi posisi Kabareskrim Polri.

Sejumlah akun TikTok yang dilihat Liputan6.com, Jumat (8/8/2025), membuat narasi kemarahan Karyoto terhadap Kapolri. Mulai dari rasa kecewa hingga disebut memutuskan untuk pensiun dini karena hal itu.

Karyoto menyatakan, semua kabar yang beredar di sosial media tentang kekecewaannya atas rotasi jabatan adalah berita bohong alias hoaks.

"Tidak ada, sama sekali tidak ada. hubungan saya sama Pak Kapolri itu sangat bagus. Beliau sangat sayang ke saya, dan saya sangat hormat ke beliau. kalau ada apa-apa saya pasti ngomong ke beliau," tutur Karyoto kepada wartawan.

 

Ucapkan Terima Kasih pada Kapolri

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Karyoto, memastikan keamanan pada saat debat perdana Pilkada Jakarta 2024 pada Minggu, 6 Oktober 2024. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Dia menyatakan, isu liar yang disebarkan oleh banyaknya akun sosial media sengaja dilakukan pihak tidak bertanggung jawab. Dia meyakini, hal itu dilakukan untuk memecah hubungan baiknya dengan Kapolri.

"Yang memuat berita itu adalah akun anonim, berarti dia tidak tanggung jawab. Itu akunnya betul-betul ingin seolah-olah mempertentangkan saya dengan pak Kapolri. Pak Kapolri sangat sayang ke saya, saya sangat respect ke beliau. saya dikasih jabatan itu saya mengucapkan terima kasih," jelas dia.

Karyoto kembali menegaskan bahwa isu liar yang beredar tentang kemarahannya tidak menjadi Kabareskrim Polri adalah tidak benar.

"Jadi sangat hoaks dan tidak benar isi ceritanya. Itu akun yang sama, itu akun anonim dan akun yang memang sengaja dihembuskan untuk membuat berita-berita seperti itu," jelas Karyoto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya