Leeds vs Milan: Tim Promosi Premier League Menjajal Kekuatan Tim Besar Italia dengan Wajah Barunya

Duel Leeds vs Milan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk memoles kekuatan sebelum memulai musim baru.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 08 Agustus 2025, 13:28 WIB
Virgil van Dijk dari Liverpool (tengah kiri) berebut bola dengan Davide Bartesaghi dari AC Milan dalam laga persahabatan antara AC Milan dan Liverpool pada ajang Hong Kong Football Festival yang digelar di Stadion Kai Tak, Hong Kong, Sabtu, 26 Juli 2025. (AP Photo/Chan Long Hei)

Liputan6.com, Jakarta Leeds United siap menutup rangkaian pramusim mereka dengan ujian berat menghadapi AC Milan di Aviva Stadium, Dublin, Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 21.00 WIB. Duel Leeds vs Milan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk memoles kekuatan sebelum memulai musim baru.

Leeds datang dengan modal tak terkalahkan sepanjang pramusim, termasuk hasil imbang kontra Manchester United dan kemenangan telak di kamp pelatihan Jerman. Sementara itu, Milan datang dengan wajah baru dan membawa misi kebangkitan usai musim 2024/25 yang cukup mengecewakan.

Pertandingan ini bukan hanya soal uji taktik, tetapi juga pertarungan gengsi antara tim promosi Premier League dan raksasa tujuh kali juara Liga Champions. Atmosfer di Dublin diprediksi akan memanas meski statusnya hanya laga persahabatan.


Leeds Siap Bawa Energi Promosi

Para pemain Leeds United berselebrasi setelah memastikan timnya juara Championship 2024/2025 setelah mengalahkan Plymouth Argyle di Home Park, Plymouth, Inggris, Sabtu (03/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/Steven Paston)

Leeds United baru saja memastikan diri kembali ke Premier League sebagai juara Championship 2024/25. Momentum positif itu mereka bawa ke pramusim dengan performa meyakinkan di setiap laga.

Setelah menahan imbang Manchester United tanpa gol, tim asuhan Daniel Farke menghajar Verl dan Paderborn dengan total tujuh gol. Rekrutan anyar Lukas Nmecha ikut menyumbang gol dalam uji coba tertutup di Jerman.

Kembali ke Elland Road, Leeds menahan Villarreal 1-1 lewat gol ulang tahun Joel Piroe, sang top skor Championship musim lalu. Hasil itu membuat mereka percaya diri jelang laga pembuka Premier League melawan Everton pekan depan.

Namun, sebelum itu, mereka harus meladeni Milan yang punya kualitas skuad dan pengalaman di level top Eropa. Duel ini jadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana kekuatan Leeds pasca-promosi.


Milan di Era Kedua Allegri

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (AFP/Stefano RELLANDINI)

Milan menjalani musim lalu dengan penuh gejolak, termasuk pergantian dua pelatih sebelum kembali menunjuk Massimiliano Allegri. Mereka meraih Supercoppa Italiana, tetapi gagal total di Serie A dengan finis di peringkat delapan.

Kegagalan di Liga Champions setelah disingkirkan Feyenoord membuat perubahan besar tak terhindarkan. Allegri kini memimpin di tengah restrukturisasi manajemen klub yang masih berlangsung.

Pramusim Milan berjalan berwarna, dari laga di Asia Timur melawan Liverpool dan Arsenal hingga kemenangan telak 9-0 atas Perth Glory. Leeds akan menjadi lawan Premier League ketiga mereka musim panas ini.

Lanjut Baca:

Dengan jadwal padat, termasuk laga melawan Chelsea kurang dari dua hari setelah duel di Dublin, rotasi pemain dipastikan jadi strategi Allegri. Namun, mentalitas menang tetap jadi prioritas utama.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya