Dua Bos Besar Tambah Saham PPRI, Siapkan Investasi Jangka Panjang

Founder DATA dan Komisaris Utama GULA resmi menambah kepemilikan saham PPRI hingga masing-masing di atas 10%, mengambil alih saham milik dirut yang bersiap pensiun.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 08 Agustus 2025, 08:35 WIB
Ada sebanyak 190 saham menghijau sehingga mendukung penguatan ke level 4.483,45.

Liputan6.com, Jakarta - Founder PT Remala Abadi Tbk (DATA) dan Komisaris Utama PT Aman Agrindo Tbk (GULA) resmi menambah kepemilikan saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI). Kini, keduanya masing-masing menguasai lebih dari 10% saham produsen kemasan ramah lingkungan tersebut.

Founder Remala Abadi Budi Aditya Erna Mulyanto mengakuisisi 97.176.400 saham PPRI pada 5 Agustus 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikannya naik menjadi 147.176.400 saham.

Dua hari berselang, 7 Agustus 2025, giliran Komisaris Utama Aman Agrindo Irsyad Hanif, membeli saham PPRI. Sebelum transaksi, Irsyad memegang 27.806.200 saham, lalu melonjak menjadi 167.806.200 saham.

Aksi pembelian dilakukan melalui pasar negosiasi dan pasar reguler.

Sekretaris Perusahaan Paperocks Indonesia Dillon Sutandar menjelaskan, sebagian besar saham yang diambil Budi dan Irsyad berasal dari Direktur Utama PPRI, Catur Jatiwaluyo.

“Catur Jatiwaluyo melakukan penjualan saham PPRI dalam rangka divestasi dan persiapan pensiun,” jelas Dillon dalam keterangan tertulis, Jumat (8/8/2025)..

Ia menambahkan, Budi dan Irsyad berencana menanamkan modal untuk investasi jangka menengah-panjang pada perusahaan tersebut.

PPRI dinilai memiliki prospek cerah, seiring pesatnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia serta meningkatnya kesadaran lingkungan yang mendorong penggunaan kemasan kertas ramah lingkungan. Hingga akhir Juni 2025, penjualan PPRI naik dari Rp73,7 miliar menjadi Rp78,4 miliar, sementara laba tahun berjalan tetap stabil di Rp1,8 miliar.

 

Gerak Bisnis PPRI

Melansir data RTI, pukul 09.38 WIB, IHSG bergerak di posisi 5.987 atau turun 522,92 poin (8,03 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.510. (BAY ISMOYO/AFP)

Seperti diketahui PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Agustus 2023. Didirikan pada 2011, perusahaan memproduksi kemasan kertas food grade seperti paper cup, paper wrap, paper bowl, dan paper bag, yang aman untuk industri makanan dan minuman.

Produk PPRI digunakan oleh sejumlah merek ternama di Indonesia, di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), Circle K, XXI Cafe, Janji Jiwa, Dairy Queen, dan Susu Mbok Darmi.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), Catur Jatiwaluyo mengungkapkan industri kemasan memiliki perkembangan pasar yang menjanjikan di tengah kondisi yang penuh tantangan saat ini. 

Menyikapi potensi itu, Catur mengatakan perseroan menyiapkan strategi pengembangan bisnis yang mementingkan kolaborasi serta new product development yang didahului dengan riset pasar.

"Kami harap, dalam waktu yang tidak terlalu lama Paperocks Indonesia dapat menjadi pemimpin pasar di industri kemasan kertas," ujar Catur dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (20/6/2024). 

Catur menuturkan, perusahaannya menitikberatkan usahanya pada industri pengemasan dengan menggunakan bahan utama dari kertas, yang merupakan sumber daya terbarukan. 

Jaga Keberlanjutan

Selain itu, PPRI aktif memperkenalkan produk-produk ramah lingkungan untuk memberikan dampak positif bagi pelanggan, karyawan, dan lingkungan sekitar. 

"Ini memang menjadi komitmen kami sejak awal, untuk berkontribusi secara positif menjaga keberlanjutan lingkungan serta memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi semua pihak,” ujar dia. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya