Begini Cara Pemenang Ballon d'Or Dipilih: Kriteria, Proses, dan Perubahan Terkini

Penasaran bagaimana pemenang Ballon d'Or dipilih? Simak kriteria penilaian, proses seleksi juri, hingga perubahan aturan terbaru yang memengaruhi penentuan penghargaan individu paling bergengsi ini.

oleh ThomasDiterbitkan 07 Agustus 2025, 19:00 WIB
Ballon d'Or merupakan penghargaan untuk individu yang mampu tampil gemilang untuk klub maupun negaranya dalam satu musim. Trofi Ballon d'Or sendiri merupakan trofi individu termahal di dunia yaitu 600 ribu dolar AS atau setara Rp8,6 miliar. (Foto: AFP/Fabrice Coffrini)

Liputan6.com, Jakarta- Ballon d'Or, penghargaan individu paling prestisius dalam dunia sepak bola, secara rutin menjadi sorotan utama setiap tahunnya. Diberikan oleh majalah Prancis France Football, trofi ini dianugerahkan kepada pemain yang dianggap menunjukkan performa terbaik selama musim sebelumnya.

Sejak pertama kali diberikan pada tahun 1956, penghargaan ini telah mengalami berbagai evolusi, dari yang awalnya hanya mencakup pemain Eropa hingga menjadi ajang global yang melibatkan talenta dari seluruh penjuru dunia.

Memahami bagaimana pemenang Ballon d'Or dipilih menjadi kunci bagi para penggemar sepak bola yang ingin mengikuti perkembangan penghargaan ini. Prosesnya melibatkan serangkaian tahapan yang ketat, mulai dari penyusunan daftar nominasi hingga pemungutan suara oleh juri terpilih. Kriteria penilaian pun telah disempurnakan seiring waktu, khususnya dengan adanya perubahan signifikan yang diterapkan sejak tahun 2022.

Artikel ini akan mengupas tuntas seluk-beluk pemilihan pemenang Ballon d'Or, termasuk sejarah singkatnya, kriteria penilaian terbaru, serta mekanisme proses pemungutan suara. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan gambaran yang jelas mengenai bagaimana seorang pemain dapat dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia.


Sejarah dan Evolusi Penghargaan Ballon d'Or

Penghargaan pesepak bola terbaik di dunia, Ballon d'Or edisi tahun 2021 tak lama lagi akan digelar. France Football sebagai penyelenggara telah merilis 30 nama nominasi. Tercatat, ada 5 dari para nominasi yang berusia tak lagi muda, di atas 34 tahun. Siapa saja? (AFP/Gabriel Bouys)

Ballon d'Or pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956, awalnya hanya ditujukan bagi pemain-pemain berkebangsaan Eropa yang berkompetisi di klub-klub Eropa. Penghargaan ini dikenal sebagai Pemain Terbaik Eropa Tahun Ini, mencerminkan fokus geografisnya pada masa itu. Aturan ini bertahan selama beberapa dekade, menjadikan Ballon d'Or sebagai simbol dominasi sepak bola Eropa.

Pada tahun 1995, cakupan Ballon d'Or diperluas untuk mencakup semua pemain dari asal mana pun yang aktif bermain di klub-klub Eropa. Perubahan ini membuka pintu bagi talenta-talenta non-Eropa untuk bersaing memperebutkan penghargaan. Tujuh tahun kemudian, pada tahun 2007, Ballon d'Or resmi menjadi hadiah global, di mana semua pesepakbola profesional dari seluruh dunia memenuhi syarat, tanpa batasan liga atau benua.

Antara tahun 2010 hingga 2015, penghargaan ini sempat digabungkan dengan FIFA World Player of the Year, membentuk entitas baru yang dikenal sebagai FIFA Ballon d'Or. Kemitraan ini bertujuan untuk menyatukan dua penghargaan individu paling bergengsi. Namun, kolaborasi tersebut berakhir pada tahun 2016, dan penghargaan kembali menjadi Ballon d'Or yang diselenggarakan oleh France Football, sementara FIFA kembali dengan penghargaan terpisah mereka, The Best FIFA Men's Player.

Lanjut Baca:

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sejak tahun 2024, UEFA turut serta dalam menyelenggarakan gala Ballon d'Or. Meskipun demikian, *France Football* tetap mempertahankan sistem pemungutan suara dan nama asli penghargaan tersebut. Keterlibatan UEFA ini diharapkan dapat semakin meningkatkan pamor dan jangkauan Ballon d'Or di kancah sepak bola internasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya