Real Madrid Buntu Negosiasi dengan Vinicius: Permintaan Gaji Dinilai 'Absurd'

Vinicius Junior menolak tawaran kontrak baru dari Real Madrid. Ia menuntut gaji setara Mbappe, memicu ketegangan baru di Santiago Bernabeu.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 02 Agustus 2025, 20:01 WIB
Laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid dan Barcelona hingga kini tercatat telah berlangsung dalam 256 laga resmi di semua kompetisi yang dimulai pertama kali pada 13 Mei 1902 hingga laga terakhir pada 14 Januari 2024 lalu. Berbagai rekor pun tercipta baik di kubu Real Madrid maupun Barcelona. Di kubu Real Madrid, salah satu rekor langka yang tercipta adalah hanya ada 3 pemain Los Blancos yang mampu mencetak hattrick ke gawang Barcelona sepanjang sejarah El Clasico. Siapa saja? Ini dia daftar ketiga pemain tersebut. (AFP/Giuseppe Cacace)

Liputan6.com, Jakarta Saga kontrak Vinicius Junior memasuki babak baru yang penuh ketegangan. Pemain asal Brasil itu menolak mentah-mentah proposal perpanjangan kontrak dari Real Madrid yang dianggap tidak sesuai harapan. Situasi ini memperkeruh suasana internal klub jelang musim baru.

Vinicius yang kini berusia 25 tahun, masih menjadi sosok kunci di lini depan Madrid. Namun, tuntutan gajinya yang tinggi membuat negosiasi menjadi rumit. Klub yang dipimpin Florentino Perez harus memilih antara menjaga stabilitas struktur gaji atau mempertahankan salah satu bintang utama mereka.

Di tengah ketidakpastian ini, Vinicius tetap fokus pada performa di lapangan. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya layak menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di tim.


Tuntut Gaji Setara Mbappe, Vinicius Tolak Tawaran Klub

Vinicius Junior merayakan gol pertama Real Madrid saat menghadapi Salzburg dalam laga Grup H Piala Dunia Antarklub di Philadelphia, Jumat (27/6/2025). (AP Photo/Matt Slocum)

Menurut laporan dari Cadena SER, Vinicius menolak tawaran kontrak baru yang diajukan Real Madrid. Proposal tersebut mencakup gaji 20 juta euro per musim ditambah bonus, angka yang dinilai terlalu dekat dengan penghasilan saat ini. Pihak pemain menganggap tawaran tersebut tidak layak untuk seorang pemain yang memiliki peran vital di tim.

Permintaan utama Vinicius adalah gaji 30 juta euro per tahun, yang terdiri dari 25 juta tetap dan sisanya dalam bentuk variabel. Ia ingin disejajarkan dengan Kylian Mbappe, yang datang secara gratis dari Paris Saint-Germain dan langsung mendapatkan gaji tertinggi di klub.

Florentino Perez bersikeras mempertahankan struktur gaji yang ada. Bagi manajemen, permintaan Vinicius bisa menciptakan ketimpangan dan potensi kecemburuan internal. Namun, dari sudut pandang sang pemain, tuntutan itu dianggap sebagai bentuk keadilan atas kontribusinya selama ini.


Ketegangan Meningkat, Madrid Dihadapkan pada Pilihan Sulit

Jude Bellingham memberikan semangat kepada Vinicius Junior yang gagal mencetak gol via penalti saat Atletico menghadapi Real Madrid pada leg 2 babak perempat final Liga Champions 2024/2025 di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (13/3/2024) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO CAÑAS / AFP )

Jurnalis Tono Garcia mengungkapkan bahwa Vinicius dan agennya tidak pernah menyetujui proposal yang ditawarkan klub. Mereka menilai laporan bahwa negosiasi telah mencapai titik temu sebagai kesalahpahaman besar.

"Angka yang ditawarkan tidak berbeda jauh dari kontrak saat ini, jadi dianggap tidak masuk akal untuk diperpanjang," ujar sumber dekat sang pemain.

Pihak Vinicius menegaskan bahwa tidak ada ketegangan pribadi dengan klub, namun mereka tetap bersikeras pada nilai yang menurut mereka pantas. Di sisi lain, Real Madrid mulai mempertimbangkan segala kemungkinan, termasuk opsi penjualan jika tak ada titik temu.

Meski demikian, fokus Vinicius saat ini tetap pada kompetisi. Ia ingin tampil maksimal sejak awal musim untuk menunjukkan bahwa nilainya di lapangan layak diganjar kompensasi setara pemain top dunia.

Sementara itu, publik Bernabeu menanti apakah drama ini akan berakhir damai, atau justru memicu kepergian sang bintang.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya