Peringatan Untuk Chelsea yang Berniat Merekrut Xavi Simons

Jan Aage Fjortoft, memperingatkan Chelsea bahwa Xavi Simons berpotensi menjadi Christopher Nkunku jilid dua.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 31 Juli 2025, 05:30 WIB
(Dari kiri) Pemain RB Leipzig David Raum, Xavi Simons, Yussuf Poulsen dan Christopher Lenz melakukan pemanasan saat latihan menjelang pertandingan Grup G Liga Champions 2023/2024, di stadion Stadion Wankdorf, Senin (18/9/2023). (Fabrice COFFRINI / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Eks penyerang Middlesbrough, Jan Aage Fjortoft, memperingatkan Chelsea bahwa Xavi Simons berpotensi menjadi Christopher Nkunku jilid dua.

Chelsea kembali jadi sorotan dalam bursa transfer musim panas 2025 dengan manuver agresif mereka. Klub asal London tersebut disebut-sebut tengah berupaya mendatangkan Xavi Simons dari RB Leipzig untuk memperkuat sektor serang.

Pemain berusia 22 tahun itu menjadi target karena dinilai cocok dengan gaya main Chelsea saat ini. Fleksibilitas posisi dan teknik individu Simons disebut-sebut sebagai alasan utama The Blues mengincarnya.

Kehadiran Simons bisa menjadi angin segar bagi proyek jangka panjang Chelsea di bawah manajemen baru. Namun langkah ini memunculkan kekhawatiran karena ada tumpang tindih peran di lini tengah serang mereka.

Apalagi Chelsea sudah memiliki koleksi pemain muda yang tampil menonjol musim lalu. Perekrutan Simons bisa memperuncing persaingan di lini serang yang sudah padat.


Menumpuknya Gelandang Serang, Simons Bakal Bersaing Ketat

Gelandang Belanda Xavi Simons merayakan gol kelima timnya yang dicetak ke gawang Bosnia-Herzegovina pada matchday pertama Grup 3 UEFA Nations League 2024/2025 di Stadion Phillips, Minggu (8/9/2024). (AP Photo/Peter Dejong)

Jika Chelsea sukses mengamankan Xavi Simons, maka mereka bakal memiliki barisan pemain kreatif yang sangat padat. Di posisi nomor 10, sudah ada nama seperti Christopher Nkunku dan Cole Palmer.

Keduanya adalah pemain bertipe menyerang yang sering kali ditempatkan di belakang striker utama. Kini, dengan Simons yang juga nyaman bermain di area yang sama, potensi tumpang tindih peran pun muncul ke permukaan.

Kondisi ini bisa berdampak pada waktu bermain masing-masing pemain. Persaingan internal akan semakin ketat dan bisa memengaruhi dinamika tim secara keseluruhan.


Simons Bisa Jadi Nkunku Jilid Dua

Penyerang Chelsea, Christopher Nkunku, mengalami cedera saat bermain melawan Borussia Dortmund dalam laga uji coba pramusim, Kamis (3/8/2023) pagi WIB. (AFP/Tim Nwachukwu)

Mantan pemain internasional Norwegia, Jan Aage Fjortoft, buka suara mengenai potensi transfer Xavi Simons ke Chelsea. Ia menyuarakan kekhawatiran bahwa pemain muda Belanda itu bisa mengalami nasib serupa seperti Christopher Nkunku.

Nkunku sempat digadang-gadang menjadi pemain penting Chelsea usai ditebus dari RB Leipzig, tetapi cedera dan persaingan membuat kontribusinya minim. Hingga kini, ia belum mampu memenuhi ekspektasi besar yang dibebankan padanya.

“Mereka punya tipe pemain yang ingin mereka rekrut, tapi sekarang kita lihat mereka dikaitkan dengan Xavi Simons. Maksud saya, itu Nkunku lagi, kan?” ujarnya dalam wawancara dengan ESPN FC.

Selama di Chelsea, Nkunku hanya bermain 62 kali di semua ajang kompetis. 38 di antaranya di pentas Premier League.

(ESPN)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya