Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-23 harus menelan pil pahit usai gagal menjadi juara Piala AFF U-23 2025 di kandang sendiri. Dalam laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pasukan Gerald Vanenburg harus mengakui keunggulan Vietnam.
Gol tunggal Nguyen Cong Phuong di menit ke-37 menjadi pembeda dalam laga itu. Kekalahan 0-1 tersebut membuat Garuda Muda kembali gagal meraih trofi bergengsi di level Asia Tenggara.
Advertisement
Kini, perhatian beralih ke agenda besar berikutnya yang sudah menanti di depan mata. Indonesia bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, yang akan digelar pada awal September mendatang.
Fokus Baru: Tiket ke Piala Asia
Setelah kegagalan di AFF, timnas U-23 tak boleh larut dalam kekecewaan. Sebab, Kualifikasi Piala Asia U-23 akan berlangsung pada 3-9 September 2025.
Indonesia tergabung di Grup J dan akan menjadi tuan rumah seluruh pertandingan. Keuntungan bermain di depan pendukung sendiri bisa menjadi modal penting.
Tantangan Serius di Grup J
Lawan-lawan yang akan dihadapi Indonesia di grup ini cukup beragam. Ada Laos dan Macau yang di atas kertas lebih lemah, serta sang raksasa Korea Selatan yang jadi unggulan utama.
Jadwal pertandingan sudah ditetapkan, dimulai dengan duel lawan Laos pada 3 September. Tiga hari berselang, Indonesia akan melawan Macau sebelum bertemu Korea Selatan di laga terakhir.
Syarat Lolos: Juara Grup atau Runner-up Terbaik
Format kualifikasi menetapkan hanya juara grup A sampai K yang pasti lolos ke putaran final. Namun, ada peluang lain lewat jalur empat runner-up terbaik dari 11 grup.
Dengan format tersebut, setiap gol dan poin akan sangat menentukan. Indonesia harus tampil konsisten sejak laga pertama demi menjaga peluang lolos.