Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan ada 16 kota besar mengalami hujan ringan dan 13 kota berawan tebal pada hari ini, Selasa (29/7/2025).
Menurut Prakirawan Cuaca BMKG Efa Septiani, cuaca Indonesia di Sumatera, Banda Aceh diprakirakan berawan, kemudian terdapat hujan dengan intensitas ringan di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, dan juga Tanjung Pinang.
Advertisement
"Awan tebal diperkirakan menyelimuti Kota Jambi, kemudian udara kabur di Bandar Lampung, dan terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di Bengkulu, Palembang, dan juga Pangkal Pinang," ujar Efa, dikutip dari Antara, Selasa (29/7/2025).
Kemudian, lanjut dia, di Pulau Jawa, Jakarta diprakirakan berawan serta Kota Serang serta Yogyakarta berawan tebal. Sementara, Surabaya diprakirakan udara kabur dan ada potensi hujan dengan intensitas ringan di kota Bandung serta Semarang.
"Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Mataram dan Kupang diprakirakan berawan tebal, kemudian Denpasar diprakirakan hujan dengan intensitas ringan," papar Efa.
Ada pun, lanjut dia, cuaca Indonesia di Pulau Kalimantan, di Palangka Raya dan Banjarmasin diprakirakan berawan, kemudian Samarinda dan Pontianak berawan tebal. Efa mengingatkan untuk waspada karena adanya potensi hujan dengan intensitas sedang di Tanjung Selor.
"Untuk Pulau Sulawesi, secara umum Sulawesi diprakirakan berawan tebal seperti di Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, dan Makassar. Adapun kota Mamuju diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang," ucap dia.
"Di wilayah Indonesia bagian timur, Ternate diprakirakan berawan tebal, dan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan di Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan juga Merauke," sambung Efa.
Dia juga mengingatkan untuk waspada dan bagi yang akan melakukan aktivitas di luar rumah, terutama di kota Nabire karena diperkirakan terdapat hujan yang disertai dengan petir.
Cuaca Hari Ini Selasa 29 Juli 2025: Jakarta Cerah Pagi Hari, Malam Berawan
Sebelumnya, hari ini, Selasa (29/7/2025), langit Jakarta seluruhnya diprakirakan cerah sejak pagi hari. Demikian prediksi cuaca hari ini.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca cerah akan berlangsung hingga siang, sebelum beralih menjadi berawan pada malam hari di sejumlah titik.
Melansir informasi cuaca BMKG, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara pagi ini diprediksi cerah, siang cerah berawan, dan malam nanti berawan. Sementara Jakarta Selatan serta Jakarta Timur bakal cerah sejak pagi, cerah berawan siang hari, dan malam diprakirakan berawan tebal.
Adapun Kepulauan Seribu, pagi hingga siang akan diselimuti cuaca cerah berawan, lalu berawan pada malam hari.
Untuk wilayah penyangga, Bekasi diprediksi cerah pada pagi hari, cerah berawan siang, dan malam nanti berawan tebal. Cuaca di Depok diprakirakan cerah pagi ini, berawan siang, dan hujan sedang saat malam hari.
Kota Bogor pagi ini berawan, siang nanti diguyur hujan ringan, dan malam diprakirakan berawan tebal. Sedangkan Tangerang bakal cerah pagi hari, cerah berawan siang, lalu berawan tebal pada malam harinya.
Cuaca di Wilayah Bali
Adapun BMKG melalui situs resminya juga membagikan prediksi cuaca terkini di Bali pada hari ini, Selasa, 29 Juli 2025. Melalui prakiraan cuaca tersebut beberapa wilayah berpotensi mengalami hujan ringan hingga berawan.
Kondisi cuaca seperti ini tentu perlu menjadi perhatian masyarakat lokal maupun para wisatawan yang tengah menikmati liburan di Pulau Dewata dan sebagai salah satu destinasi wisata alam populer perubahan cuaca dapat memengaruhi berbagai aktivitas luar ruangan.
Meskipun hujan tergolong ringan wisatawan tetap disarankan untuk membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung guna mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba. Aktivitas luar ruangan seperti mengunjungi pantai, melakukan kegiatan di alam terbuka, hingga menjelajahi alam lainnya akan lebih nyaman dilakukan pada pagi hari saat cuaca masih cenderung stabil.
Namun, jika hujan mulai turun masyarakat dan wisatawan perlu segera mencari tempat berteduh dan menghindari daerah yang rawan licin atau berpotensi longsor terutama di area perbukitan dan jalur wisata alam yang menanjak.
Pihak pengelola objek wisata juga perlu menyesuaikan jadwal dan memastikan keselamatan pengunjung. Misalnya, jika ada aktivitas wisata sungai atau arung jeram sebaiknya dilakukan pengawasan ketat atau penundaan jika debit air meningkat akibat hujan.
Sementara itu, wisatawan masih dapat menikmati suasana Bali dengan menjalani kegiatan alternatif seperti menjelajahi kuliner khas Bali, mengikuti kelas budaya, atau mengunjungi museum dan galeri seni.