Tinjau Sekolah Rakyat di Pekanbaru, Gibran Ajak Siswa Raih Cita-Cita dan Banggakan Orangtua

Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan sekolah rakyat Pekanbaru di Komplek Abiseka Kementerian Sosial, Kecamatan Rumbai Pesisir.

oleh M SyukurDiterbitkan 29 Juli 2025, 02:00 WIB
Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan peserta didik sekolah rakyat Pekanbaru. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru - Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau proses belajar mengajar di sekolah rakyat di Komplek Abiseka, Kementerian Sosial, Kecamatan Rumbai Pesisir. Kedatangannya juga untuk memastikan fasilitas di sekolah tanpa biaya itu lengkap dan membuat betah ratusan peserta didik.

Sekolah rakyat Pekanbaru, Riau, pada tahun ini menerima 100 peserta didik dari tingkat sekolah menengah pertama. Pelajar berasal dari keluarga tidak mampu setelah melalui seleksi ketat dari pihak terkait.

Dalam tinjauannya, Gibran melihat langsung kondisi ruang kelas, ruang makan dan tempat tidur siswa. Gibran menegaskan pentingnya fasilitas-fasilitas tersebut dalam mendukung kenyamanan dan kelangsungan proses belajar-mengajar.

"Kita tadi melihat ruang kelas, ruang makan, ruang tidur, ini yang paling penting, di Pekanbaru, ada 100 murid," ujar Gibran didampingi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Senin siang (28/7/2025).

Usai meninjau, Gibran menyimpulkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah rakyat berjalan baik. Fasilitas yang tersedia seperti tempat tidur, ruang makan dan ruang belajar sudah tersedia dan berfungsi dengan baik.

"Ini sudah masuk minggu kedua atau ketiga sejak sekolah rakyat dimulai, akan terus kami evaluasi dan perbaiki berdasarkan masukan dari orang tua murid," lanjutnya.

Gibran juga sempat berbincang dengan sejumlah pelajar. Mereka diberi semangat selama menjadi peserta sekolah rakyat untuk mewujudkan cita-cita dan membanggakan orangtua.

Sekolah rakyat merupakan program yang digagas Pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini menyediakan kebutuhan dasar siswa seperti tempat tinggal dan makanan secara gratis.

Sekolah rakyat di Indonesia sudah berjalan selama 3 pekan. Ini merupakan kunjungan kedua ke sekolah rakyat yang dilakukan Gibran untuk dipantau dan mengevaluasi kekurangan.

"Ini akan terus kami evaluasi, masukan-masukan dari orang tua murid akan kami tampung dan ke depan akan dilakukan perbaikan-perbaikan," tegas Gibran. 

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya