Titik Balik Kebangkitan Indonesia U-23 Lawan Thailand U-23: Pergantian Pemain tak Biasa Dari Vanenburg

Timnas Indonesia U-23 bisa bangkit melawan Timnas Thailand U-23 setelah terjadinya pergantian strategi yang tak biasa yang dilakukan Gerald Vanenburg.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 26 Juli 2025, 08:59 WIB
Kalah 0-1, pelatih Gerald Vanenburg memasukkan Muhammad Ferarri, Brandon Scheunemann, dan Alfharezzie Buffon. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-23 bisa bangkit melawan Timnas Thailand U-23 setelah terjadinya pergantian strategi yang tak biasa yang dilakukan Gerald Vanenburg.

Timnas Indonesia U-23 berduel lawan Timnas Thailand U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Jumat (25/07/2025). Pertandingan ini berjalan sengit dan sulit bagi pasukan Vanenburg.

Thailand memang kalah dalam penguasaan bola dan sering dipaksa bertahan di areanya sendiri. Namun ketika menyerang, mereka kerap membahayakan pertahanan Indonesia dan akhirnya bisa mencetak gol lebih dahulu melalui Yotsakorn Burapha.

Untungnya Timnas Indonesia U-23 bisa menyamakan skor berkat tandukan Jens Raven. Garuda Muda akhirnya bisa menundukkan Thailand U-23 dengan skor 7-6 dari adu penalti.


Pergantian Pemain tak Biasa Vanenburg

Berlaga di hadapan pendukung sendiri, Garuda Muda unggul lewat adu penalti dengan skor 7-6. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Timnas Thailand U-23 membuka keunggulannya pada menit ke-60. Serangan balik mereka meski hanya berdua bisa merepotkan pertahanan Timnas Indonesia U-23.

Gerald Vanenburg kemudian memutar otaknya. Pada akhirnya, di menit ke-77 ia melakukan pergantian pemain.

Tak hanya satu tapi ia mengganti tiga pemain sekaligus. Ia menarik keluar Achmad Maulana, Dominikus Dion, dan Rahmat Arjuna.

Ditariknya keluar Arjuna cukup mengejutkan. Sebab ia sebenarnya cukup merepotkan pertahanan Thailand U-23 meski penampilannya tak menggigit seperti di babak pertama.

Ia digantikan oleh pemain bertahan, Brandon Scheunemann. Sementara itu Maulana digantikan Alfharezzi Buffon dan Dion digantikan Muhammad Ferarri.

Pergantian ini tentu saja terlihat tak biasa alias aneh. Sebab ketiganya adalah pemain bertahan. Di sisi lain Indonesia U-23 butuh bermain menyerang karena tertinggal satu gol.


Masuknya Ferarri Kacaukan Pertahanan Thailand

Pemain Timnas Indonesia U-23, Jens Raven (kiri) melakukan selebrasi bersama Robi Darwis setelah mencetak gol ke Brunei dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Ketika ketiga pemain pengganti itu masuk ke lapangan, terlihat jelas bahwa Gerald Vanenburg membuat pergantian strategi yang tak biasa pula. Sebab ia menempatkan Muhammad Ferarri di lini serang menemani Jens Raven.

Sementara itu Brandon Scheunemann di lini tengah, menjadi jangkar Garuda Muda. Hanya Alfharezzi Buffon yang ditempatkan di pos aslinya yakni fullback kanan.

Pergantian strategi itu ternyata menciptakan chaos di kubu Timnas Thailand U-23, khususnya kehadiran Ferarri di lini serang. Ia bisa menganggu konsentrasi para pemain bertahan Gajah Perang.

Lanjut Baca:

Hal itu membuat Jens Raven mendapat ruang untuk bermanuver menciptakan bahaya. Pada menit ke-84, dari sepak pojok, Raven bisa menjebol gawang lawan dari sundulan kepalanya. Ferarri ikut andil dalam gol tersebut. Ia menarik dua bek lawan sehingga menciptakan ruang bagi Raven untuk bergerak menusuk dari second line.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya