Sinopsis Sinetron SCTV Seharum Cinta Melati Episode Kamis 24 Juli, Tayang Pukul 20.15 WIB

Sinopsis Sinetron SCTV Seharum Cinta Melati Episode Kamis 24 Juli, Tayang Pukul 20.15 WIB

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 24 Juli 2025, 19:38 WIB
Sinetron Seharum Cinta Melati tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Di episode sinetron Seharum Cinta Melati kali ini diceritakan, di tengah kemarahan yang meluap di rumah keluarga Baraguna, Aura harus menghadapi kenyataan pahit setelah kegugurannya. Sementara itu, di ajang lomba, Melati mengalami kejadian tak terduga setelah kemenangan Silla yang membuat suasana semakin dramatis.

Di rumah keluarga Baraguna, suasana mendadak memanas. Wira dan Niar tak bisa menahan amarah mereka ketika mengetahui bahwa Aura mengalami keguguran. Dengan kemarahan yang meluap-luap, mereka menegur Aura dengan keras. Satu-satunya alasan kamu bisa tinggal di sini adalah anak itu! seru mereka dengan suara tinggi. Dalam kemarahan yang tak terkendali, mereka mengemasi pakaian Aura dan mengusirnya keluar rumah. Aura hanya bisa berdiri terpaku, air mata mengalir di pipinya.

Saksika terus sinetron Seharum Cinta Melati di SCTV.


Silla Menang Lomba

Sinetron Seharum Cinta Melati tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Di tempat lain, di arena lomba, Melati dan Wira duduk di antara kerumunan penonton, menyaksikan babak final yang menegangkan. Pembawa acara dengan penuh semangat mengumumkan, Dan pemenangnya adalah... Silla!

Tepuk tangan dan sorakan bergema di seluruh ruangan. Silla melangkah maju dengan mata berkaca-kaca, menerima piala dengan bangga, lalu berlari kecil menuju Melati dan Wira. Namun, sebelum Melati sempat memberikan tanggapan, tubuhnya tiba-tiba goyah. Pandangannya mulai kabur. Mama? Silla berteriak, panik. Dan tiba-tiba, Melati ambruk, pingsan di tempat. Wira segera membawanya ke rumah sakit.

Beberapa waktu kemudian, setelah mendapatkan perawatan, Melati dinyatakan bisa pulang. Rifat menunggu di lobi rumah sakit. Ketika Wira membantu Melati berdiri dan menuju mobil, tiba-tiba Melati terpeleset. Tubuhnya hampir jatuh, namun Rifat dengan sigap menangkapnya. Mereka terdiam sejenak, wajah mereka begitu dekat, seakan waktu berhenti sejenak. Wira yang menyaksikan adegan itu terkejut dan terdiam. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya