BRI Insurance Ajak Dokter Pahami Pentingnya Proteksi Finansial

Melalui edukasi langsung di Rumah Sakit Pusat Pertamina, BRI Insurance mengajak para dokter untuk memahami pentingnya perlindungan aset dan keuangan dari risiko tak terduga lewat asuransi kerugian berbasis syariah.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 23 Juli 2025, 13:40 WIB
BRI Insurance memberikan edukasi kepada dokter dalam mengamankan aset dan diri di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan. (Dok BRINS)

Liputan6.com, Jakarta - PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance menggelar kegiatan edukasi asuransi kepada para dokter di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap aset dan risiko finansial, baik secara pribadi maupun profesional.

Kegiatan berlangsung dalam format hybrid (daring dan luring) dan merupakan bagian dari upaya BRI Insurance memperluas literasi asuransi, khususnya di kalangan tenaga medis.

Direktur Utama PBM IHC Lukman Ma’ruf, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat pemahaman para dokter mengenai pentingnya manajemen risiko.

“Semoga kegiatan hari ini dapat menambah pengetahuan untuk Bapak dan Ibu semua. Terima kasih juga kepada Bapak Heri Supriyadi selaku Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko BRI Insurance yang telah menyempatkan hadir pada pagi ini. Saya berharap kolaborasi ini berjalan dengan lancar,” ujar Lukman.

Asuransi Kerugian untuk Jaga Stabilitas Keuangan

Dalam kesempatan yang sama, Khusnul Hilal, Pimpinan Divisi Syariah BRI Insurance, menjelaskan bahwa asuransi kerugian dapat memberikan perlindungan dari potensi kerugian keuangan akibat peristiwa tak terduga.

“Asuransi bisa membantu menjaga stabilitas keuangan. Dengan premi yang sangat minim, kita bisa memperoleh perlindungan jika terjadi musibah—karena ada penggantian dari asuransi,” jelas Hilal.

 

 

Klaim Sederhana

Hilal juga menambahkan bahwa BRI Insurance Syariah memiliki berbagai pilihan produk asuransi kerugian, yang tidak hanya mencakup perlindungan pribadi, tetapi juga aset profesional seperti perlengkapan dan fasilitas rumah sakit.

“Semua aset bisa kita cover. Bahkan, saat ini kami juga bisa melindungi aset-aset yang ada di rumah sakit Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.

Untuk kemudahan layanan, proses kepemilikan hingga pelaporan klaim pun diklaim telah disederhanakan, dan ditangani langsung oleh tim berpengalaman dari BRI Insurance.

 

Dukung Literasi Keuangan dan Prinsip Syariah

PT BRI Asuransi Indonesia yang dikenal BRI Insurance (BRINS) mampu mencatatkan premi bruto sebesar Rp 3,30 triliun atau tumbuh sebesar 26,60% dibandingkan tahun 2022 (Rp2,60 triliun) secara year on year. (Dok. BRI Insurance)

Sementara itu, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko BRI Insurance, Heri Supriyadi, menyampaikan bahwa komitmen perusahaan terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan akan terus diperkuat. Terlebih dalam konteks asuransi berbasis syariah yang menekankan asas tolong-menolong dan transparansi.

“Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung program OJK untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berlandaskan prinsip syariah,” kata Heri.

Dengan kegiatan ini, BRI Insurance berharap semakin banyak tenaga kesehatan yang memahami pentingnya asuransi sebagai instrumen perlindungan finansial di tengah berbagai risiko yang menyertai profesi mereka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya