Cerita Malik Aditya, Pernah Gagal Daftar Akmil Sekarang Jadi Peraih Adhi Makayasa Akpol

Di tengah gegap gempita pelantikan 2.000 perwira remaja TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Rabu (23/7/2025), salah satu nama mencuat yaitu, Muhammad Malik Aditya Kurniawan.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 23 Juli 2025, 13:00 WIB
Muhammad Malik Aditya Kurniawan, salah satu penerima Adhi Makayasa saat diwawancarai oleh awak media di halaman Istana Merdeka Jakarta. (Foto: Lizsa Egeham/Liputan6.com).

Liputan6.com, Jakarta Di tengah gegap gempita pelantikan 2.000 perwira remaja TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Rabu (23/7/2025), salah satu nama mencuat yaitu, Muhammad Malik Aditya Kurniawan.

Namanya dipanggil sebagai penerima Adhi Makayasa, penghargaan bergengsi bagi lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2025. Presiden Prabowo Subianto sendiri yang menyerahkan penghargaan itu langsung kepadanya, di hadapan khalayak ramai.

Namun siapa sangka, jalan Malik menuju titik ini tidak mulus. Lima tahun lalu atau tepatnya di tahun 2020, ia pernah gagal lolos menjadi taruna Akademi Militer (Akmil).

"Tentunya saya lulus (SMA) di tahun 2020. Kemudian pada tahun 2020, saya mendaftar di Akademi Militer hingga sampai tes pusat, namun di situ karena bukan rezeki saya, saya gagal," kata Malik kepada wartawan usai pelantikan di halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu.

Tak patah arang, Malik pun mencoba mendaftar di Akademi Polisi (Akpol) pada tahun 2021. Dia ingin mengikuti jejak sang kakek yang seorang purnawirawan polisi.

"Dan kemudian di tahun selanjutnya saya mendaftar di Akademi Kepolisian mengikuti jejak kakek saya sebagai seorang polisi," ujarnya.

 

Banyak Suka dan Duka

Muhammad Malik Aditya Kurniawan, salah satu penerima Adhi Makayasa saat diwawancarai oleh awak media di halaman Istana Merdeka Jakarta. (Foto: Lizsa Egeham/Liputan6.com).

Usai menjalani pendidikan selama 4 tahun, Malik pun akhirnya lulus dengan predikat terbaik di angkatannya sehingga dianugerahi Adhi Makayasa.

Kendati banyak suka dan duka, dia mengaku bisa melewati masa-masa itu.

"Mungkin dalam perjalanan saya menjalani kehidupan di Akademi Kepolisian selama 4 tahun banyak suka dan duka. Namun semua tersebut dapat lewat," tutur Malik.

Dia mendapat dukungan yang luar biasa dari para pimpinan Akpol, pengasuh, keluarga, serta teman-teman seangkatannya. Dia pun merasa bersyukur tak sekolah kedinasan tak dibebankan biaya oleh negara.

"Alhamdulillah, untuk kami di sekolah kedinasan semuanya gratis dari negara. Sehingga untuk dari segi ekonomi tidak ada kendala karena semuanya baik itu mulai dari pakaian dari atas hingga bawah semuanya merupakan pembagian dari negara," jelas dia.

 

Dapat Pesan dari Prabowo

Dia mendapat pesan dari Prabowo untuk menjadi perwira yang baik dan menjadi teladan bagi anggotanya.

Malik menyadari bahwa dunia saat ini penuh dengan tantangan.

"Kalau untuk pesan dari bapak presiden sendiri bahwa jadilah perwira yang dapat menjadi contoh dan teladan bagi anggotanya," ucap Malik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya