Liputan6.com, Jakarta Pemain bola basket Jepang, Yuki Kawamura, kini resmi menjadi bagian dari Chicago Bulls setelah tim tersebut mengumumkan penandatanganan kontrak dua arah dengannya. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian penampilan yang sangat mengesankan dari Kawamura selama gelaran NBA Las Vegas Summer League 2025.
Pengumuman ini menandai langkah besar bagi point guard bertalenta asal Negeri Sakura tersebut dalam karier profesionalnya di kancah bola basket Amerika.
Advertisement
Penandatanganan kontrak ini menunjukkan kepercayaan besar Chicago Bulls terhadap potensi dan kemampuan Kawamura di lapangan. Performa gemilangnya di Summer League telah menarik perhatian manajemen tim, membuktikan bahwa ia layak mendapatkan kesempatan untuk bersaing di level tertinggi NBA. Langkah ini juga menjadi sorotan bagi penggemar bola basket di Jepang yang menantikan kiprah atlet kebanggaan mereka di liga basket paling prestisius di dunia.
Dengan kontrak dua arah ini, Yuki Kawamura akan memiliki fleksibilitas untuk bermain baik bersama tim utama Chicago Bulls di NBA maupun untuk afiliasi G League mereka, Windy City Bulls. Skema kontrak ini memungkinkan Kawamura untuk mendapatkan waktu bermain yang signifikan dan terus mengembangkan kemampuannya, sambil tetap menjadi bagian dari organisasi Bulls.
Ini adalah jalur umum bagi banyak pemain muda untuk beradaptasi dengan gaya permainan NBA.
Performa Gemilang di Summer League dan Olimpiade
Yuki Kawamura menunjukkan performa yang luar biasa selama NBA Las Vegas Summer League, yang menjadi kunci utama penandatanganan kontraknya dengan Chicago Bulls. Point guard dengan tinggi 5 kaki 8 inci ini rata-rata mencetak 10,2 poin, 6,2 assist, 2,4 rebound, dan 2,2 steal per pertandingan dalam lima penampilannya. Akurasi tembakan tiga poinnya juga patut diacungi jempol, mencapai 41,7 persen.
Selain statistik individu yang menonjol, Kawamura juga memimpin tim Bulls di Summer League dengan total 31 assist. Jumlah ini merupakan yang terbanyak kedua oleh pemain Bulls dalam satu sesi Las Vegas Summer League sejak setidaknya tahun 2013. Ia juga menjadi salah satu dari hanya tiga pemain yang berhasil mencatatkan rata-rata setidaknya 6,0 assist dan 2,0 steal per pertandingan sepanjang turnamen tersebut.