Prabowo: PSI Harus Menghasilkan Tokoh-Tokoh Pejuang Politik

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) harus mampu mencetak figur-figur yang tidak sekadar menjadi politisi, melainkan juga pejuang politik.

oleh Nasrul FaizDiperbarui 21 Juli 2025, 06:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Kongres PSI yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah. (Dok. Tangkapan Layar YouTube PSI)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) harus mampu mencetak figur-figur yang tidak sekadar menjadi politisi, melainkan juga pejuang politik.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Kongres PSI yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (20/7/2025) malam.

"PSI harus menghasilkan tokoh-tokoh pejuang. Saya katakan di Gerindra kita partai politik, saudara boleh cita-citamu menjadi politisi tetapi lebih mulia, lebih hebat, lebih gagah kalau saudara lebih dari politisi, tetapi saudara menjadi pejuang politik," ujar Prabowo, seperti dikutip dari Antara, Senin (21/7/2025).

Dia menekankan pentingnya menjadikan politik sebagai sarana perjuangan untuk membela keadilan, kebenaran, dan kejujuran.

Menurutnya, seorang pejuang politik adalah mereka yang berdiri bersama kaum lemah, membela hak-hak masyarakat miskin, serta berpihak kepada mereka yang tertindas.

 

Karekter Kader PSI

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam penutupan Kongres PSI di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Minggu malam (20/7/2025). (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Prabowo mengatakan kemenangan atau kekalahan dalam politik bukanlah hal utama, melainkan keberanian untuk tetap berada di jalan yang benar.

"Menang dan kalah urusan belakang, tetapi kalau kau berada di jalan yang benar Insya Allah saudara akan dicintai dan saudara akan didukung, karena rakyat kita memerlukan pejuang-pejuang politik yang membela rakyat bukan yang membela ketidakadilan," ucap Kepala Negara.

Lebih lanjut Prabowo juga menyinggung karakter PSI yang beranggotakan banyak anak muda dan memiliki semangat melakukan terobosan dalam dunia politik.

Prabowo menyebut keberanian PSI dalam menggunakan teknologi-teknologi baru merupakan hal positif yang mencerminkan adaptasi terhadap perubahan zaman.

 

Masyarakat Dinilai Lebih Cerdas

Namun, Kepala Negara mengingatkan bahwa rakyat Indonesia pada masa kini berbeda dengan era sebelumnya. Masyarakat saat ini dinilai lebih cerdas dan melek teknologi, serta memiliki kemampuan untuk menilai secara kritis siapa pemimpin yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

"Rakyat Indonesia sekarang pandai-pandai, rakyat Indonesia punya gawai semua, rakyat Indonesia itu menangkap siapa pemimpin yang benar dan siapa pemimpin yang tidak benar," pungkas Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya