Polytron Resmi Produksi Mobil Listrik G3+ dan G3 di Purwakarta

Polytron resmi memulai proses produksi massal mobil listrik G3+ dan G3 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, Jawa Barat

oleh Arief AszhariDiperbarui 19 Juli 2025, 12:39 WIB
Polytron Resmi Produksi Massal Mobil Listrik G3+ dan G3 di Purwakarta (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Polytron resmi memulai proses produksi massal mobil listrik G3+ dan G3 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, Jawa Barat. Perakitan ini dilakukan secara semi-knocked down (SKD), dan menjadi langkah strategis perusahaan dalam mempercepat kehadiran kendaraan listrik buatan dalam negeri.

Berbeda dari produsen otomotif lain yang memanfaatkan fasilitas HIM, Polytron melakukan investasi khusus pada lini produksi yang lebih modern dan lengkap.

Salah satunya adalah perangkat Dyno Test yang mampu menguji kendaraan berpenggerak FWD, RWD, hingga AWD dengan fleksibilitas pengaturan jarak sumbu roda.

Perusahaan juga menerapkan teknologi real-time battery temperature monitoring selama proses uji performa untuk menjamin keamanan dan kinerja optimal sejak awal produksi.

Polytron menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Hal ini dibuktikan dengan penerapan Electric Safety Test terbanyak yang dilakukan secara berlapis pada empat titik penting produksi, setelah pemasangan baterai, usai perakitan, pasca uji kebocoran air dan hujan, serta pada tahap akhir sebelum pengiriman ke konsumen (Pre Delivery Center/PDC).

"Seluruh proses ketat ini menunjukkan komitmen penuh Polytron terhadap standar keamanan, kualitas produksi, dan kepuasan pelanggan," ujar Chief Executive Officer Polytron, Hariono, dalam keterangan resmi, Sabtu (19/7/2025).

Investasi besar lainnya dilakukan di lini perakitan, mulai dari Vacuum Filling Machines untuk pengisian brake oil, refrigerant, dan coolant hingga peralatan pengujian performa dinamis dan ADAS Calibration Equipment otomatis. '

Berkat kesiapan tersebut, fasilitas produksi Polytron di HIM mampu memproduksi hingga 30.000 unit kendaraan per tahun.

Skema Kepemilikan Mobil Listrik Polytron

Polytron Resmi Produksi Massal Mobil Listrik G3+ dan G3 di Purwakarta (ist)

Untuk mempermudah konsumen dalam memiliki kendaraan listrik, Polytron menawarkan dua skema kepemilikan. Skema Buy to Own memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 180.000 km, garansi kendaraan 5 tahun atau 150.000 km, serta jaminan nilai jual kembali sebesar 70 persen dalam tiga tahun.

Sementara itu, skema Battery-as-a-Service (BaaS) memungkinkan konsumen membeli mobil tanpa baterai di awal dan menikmati garansi baterai seumur hidup selama masa sewa.

"Dengan dimulainya produksi di Purwakarta ini, Polytron mempertegas keseriusannya membangun ekosistem kendaraan listrik nasional, bukan hanya sebagai produk, tetapi sebagai investasi jangka panjang," tutup Hariono.

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya