Menyibak Pembuang Bayi dalam Kantong Kresek di Sukabumi

Bayi yang ditemukan terbungkus kantong kresek hitam di dekat masjid itu, berhasil diselamatkan. Memicu upaya hukum untuk mengungkap siapa di balik tindakan tak bertanggung jawab ini.

oleh Fira SyahrinDiperbarui 18 Juli 2025, 05:55 WIB
Ilustrasi bayi baru lahir. (dok. Omar Lopez/Unsplash)

Liputan6.com, Sukabumi - Kasus penemuan bayi perempuan di Jalan Cipanengah, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Selasa, (15/7/2025) lalu, kini menjadi fokus penyelidikan serius pihak kepolisian. 

Bayi yang ditemukan terbungkus kantong kresek hitam di dekat Masjid Nurul Hidayah itu, meskipun berhasil diselamatkan, memicu upaya hukum untuk mengungkap siapa di balik tindakan tak bertanggung jawab ini.

Kejadian bermula sekitar pukul 08.10 WIB ketika seorang warga secara tidak sengaja menemukan bungkusan mencurigakan yang ternyata berisi bayi. 

Laporan segera disampaikan kepada Ketua RT setempat, yang dengan sigap meneruskannya ke Polsek Warudoyong Resor Sukabumi Kota, dan langsung bergerak cepat ke lokasi. 

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, membenarkan penerimaan laporan tersebut. 

"Pada hari Selasa tanggal 15 Juli 2025 sekitar jam 08.10 WIB, piket siaga Polsek Warudoyong telah menerima laporan dari warga masyarakat terkait penemuan seorang bayi perempuan," terang AKP Astuti pada Rabu (16/7/2025).

Setibanya di lokasi, petugas mendapati bayi dibuang tersebut dalam kondisi hidup, bahkan tali pusarnya masih melekat, tergeletak di atas kantong kresek hitam. 

"Bayi tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan masih hidup dan masih menempel tali ari-ari di atas kresek warna hitam," terang dia.

Tim kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembuangan bayi ini untuk mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.

Prioritas utama adalah memastikan keselamatan nyawa bayi. Bayi perempuan dengan berat badan 3,3 kg dan tinggi 50 cm itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Benteng, kemudian dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Kami membawa bayi tersebut ke Puskesmas Benteng selanjutnya dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut," tambah Astuti.

 

Pelaku Diburu

Dengan kondisi bayi yang telah stabil dan aman, fokus penyelidikan beralih pada upaya penemuan pelaku. 

Kasus pembuangan bayi ini ditangani serius oleh pihak kepolisian untuk mengidentifikasi dan menangkap individu yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi ini. "Pelaku saat ini sedang kami cari," tegas AKP Astuti Setyaningsih.

Proses penyelidikan melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap bukti-bukti di TKP, keterangan saksi, serta potensi petunjuk lain yang dapat mengarah kepada pelaku. 

Kasus pembuangan bayi seringkali melibatkan motif yang kompleks, dan kepolisian berupaya keras untuk mengungkap latar belakang di balik tindakan ini guna memastikan keadilan bagi bayi yang tidak berdosa tersebut.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya