Presiden Komisi Eropa Kecam Ancaman Tarif Trump, Siap Ambil Tindakan Balasan

Von der Leyen berjanji bahwa Uni Eropa akan merespons dengan tindakan balasan jika diperlukan.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 13 Juli 2025, 16:06 WIB
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. (Dok. AFP)

Liputan6.com, Brussels - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Sabtu (12/7/2025) memperingatkan bahwa keputusan Washington untuk memberlakukan tarif 30 persen terhadap ekspor Uni Eropa berisiko sangat mengganggu rantai pasokan trans-Atlantik.

Von der Leyen berjanji bahwa Uni Eropa akan merespons dengan tindakan balasan jika diperlukan.

"Mengenakan tarif 30 persen terhadap ekspor Uni Eropa akan mengganggu rantai pasokan transatlantik yang penting, sehingga merugikan bisnis, konsumen, dan masyarakat di kedua sisi Atlantik," katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Antara News, Minggu (13/7).

Pernyataan itu disampaikan von der Leyen menyusul pengumuman sebelumnya oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengatakan bahwa pemerintahannya akan memberlakukan tarif 30 persen terhadap ekspor Uni Eropa, dengan alasan bahwa perdagangan bilateral sudah lama tidak seimbang dan kurang resiprokal.

Von der Leyen menjawab bahwa Uni Eropa tetap berkomitmen pada solusi yang dicapai melalui negosiasi, tetapi menekankan bahwa blok tersebut akan bertindak untuk mempertahankan kepentingan ekonominya jika negosiasi gagal.

"Kami tetap siap untuk terus bekerja menuju kesepakatan pada 1 Agustus," katanya.

"Pada saat yang sama, kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan Uni Eropa, termasuk adopsi tindakan balasan yang proporsional jika diperlukan," ujar von der Leyen menegaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya