Cuaca Ekstrem, Nelayan Berhenti Melaut

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 10 Juli 2025, 13:15 WIB
Cuaca Ekstrem, Nelayan Berhenti Melaut
Cuaca ekstrem yang kemungkinan masih akan berlanjut membuat sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut untuk sementara waktu. Para nelayan mengkhawatirkan angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan saat melaut. Selain itu, cuaca ekstrem seperti angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan deras berpotensi menyebabkan sejumlah kerugian. Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah kota-kota besar di Indonesia pada umumnya berawan dan diguyur hujan ringan, Kamis (10/7/2025).
Foto udara memperlihatkan deretan perahu nelayan di pelabuhan Muara Angke, Jakarta. Kamis (10/7/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Cuaca ekstrem yang kemungkinan masih akan berlanjut membuat sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut untuk sementara waktu. (merdeka.com/Arie Basuki)
Para nelayan mengkhawatirkan angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan saat melaut. (merdeka.com/Arie Basuki)
Selain itu, cuaca ekstrem seperti angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan deras berpotensi menyebabkan sejumlah kerugian. (merdeka.com/Arie Basuki)
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah kota-kota besar di Indonesia pada umumnya berawan dan diguyur hujan ringan, Kamis (10/7/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya