Melantai di Bursa Hari Ini 9 Juli 2025, Simak Prospek Saham CDIA dan COIN

Ada dua perusahaan yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini, Rabu (9/7/2025), yaitu PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

oleh Gagas Yoga PratomoDiperbarui 09 Juli 2025, 11:49 WIB
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Ada dua perusahaan yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini, Rabu (9/7/2025), yaitu PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). 

COIN, perusahaan yang fokus pada aktivitas bursa berjangka dan aset kripto melalui anak usahanya ini menawarkan sebanyak 2.205.882.400 saham baru atau setara dengan 15% dari total modal disetor penuh pasca IPO.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp100 per saham, sehingga total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp220,59 miliar.

Dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis anak perusahaan, termasuk peningkatan infrastruktur teknologi dan perluasan layanan kustodian aset kripto.

Fokus Modal Bisnis Perusahaan

Dalam prospektusnya, perseroan mengungkapkan bahwa model bisnis utama berfokus pada aktivitas sebagai perusahaan holding dan konsultasi manajemen, dengan entitas anak yang menjalankan kegiatan bursa berjangka dan bursa aset kripto serta layanan kustodian. Anak usaha tersebut antara lain PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).

Adapun, CDIA melepas sebanyak 12,48 miliar saham atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO, dengan harga penawaran Rp190 per saham.

Dari penawaran umum perdana saham (IPO) tersebut, Chandra Daya Investasi berhasil meraih dana sebesar Rp2,37 triliun. Dana tersebut rencananya akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat lini bisnis logistik serta kepelabuhan dan penyimpanan yang dijalankan oleh entitas anak.

 

Penyertaan Modal

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam prospektus, manajemen menyebutkan sekitar Rp871,76 miliar akan disalurkan sebagai penyertaan modal kepada anak usaha di bidang logistik, yaitu CSI dan MIM, untuk pembelian kapal dan mendukung operasional.

Sementara sekitar Rp1,48 triliun akan digunakan untuk menyuntik modal ke CSP dan CCP, yang akan mengembangkan fasilitas tangki penyimpanan, pipa saluran etilena, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Perseroan yang berdiri pada Februari 2023 ini menjalankan aktivitas sebagai perusahaan holding dan konsultan manajemen, dengan portofolio usaha terdiversifikasi melalui empat pilar bisnis: energi, logistik, kepelabuhan dan penyimpanan, serta air bersih.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya