Liputan6.com, Jakarta - Arema FC resmi memperkenalkan jersey terbarunya untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026. Peluncuran yang dilakukan bersama apparel partner Etams Indonesia ini bukan hanya sekadar memperkenalkan seragam baru.
Melainkan juga sebuah bentuk semangat baru bagi klub dalam menatap musim kompetisi yang akan datang. Setiap detail desain jersey ini menanamkan nilai-nilai historis yang mendalam.
Advertisement
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa peluncuran jersey baru ini lebih dari sekadar pergantian kostum. Ia menekankan bahwa jersey ini adalah bagian dari identitas klub yang kaya akan sejarah dan kebanggaan.
Bersama Etams Indonesia, Arema FC ingin menghadirkan jersey yang tidak hanya nyaman dan modern untuk para pemain, tetapi juga mampu membangkitkan memori manis Aremania akan perjalanan panjang klub.
Jersey baru ini dijadwalkan akan dikenakan pertama kali oleh skuad Arema FC dalam laga-laga pramusim Piala Presiden 2025. Selain itu, jersey ini juga akan menjadi identitas utama tim dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026 mendatang.
Jersey Home Arema FC: Biru dan Kuning, Semangat Juara Copa Indonesia
Untuk musim ini, jersey home Arema FC tetap mempertahankan warna kebanggaan, yaitu biru. Warna ini dipadukan dengan aksen kuning yang mencolok. Kombinasi warna ini merupakan penghormatan kepada salah satu masa keemasan klub, yaitu era Franco Hitta saat Arema FC berhasil menjuarai Copa Indonesia 2005/2006.
Desain jersey home ini menggambarkan semangat juang para pemain Arema FC pada masa itu, yang dikenal gigih, kompak, dan pantang menyerah di setiap pertandingan. Aksen kuning pada jersey ini menjadi simbol semangat juang yang membara.
Dengan tetap mempertahankan warna biru sebagai warna utama, jersey home ini menjadi representasi identitas klub yang kuat. Penambahan aksen kuning memberikan sentuhan modern dan dinamis pada tampilan jersey.
Jersey Away Arema FC: Putih dan Biru, Keanggunan Era Rodrigo Araya
Tidak kalah menarik, jersey away Arema FC mengusung warna putih dan biru yang elegan. Inspirasi desain ini datang dari era Rodrigo Araya pada musim 1999/2000. Era tersebut dikenal sebagai masa di mana permainan Arema begitu mengejutkan dan penuh kreativitas.
Jersey away ini menjadi simbol keanggunan sekaligus dinamika khas Singo Edan di level nasional. Warna putih memberikan kesan bersih dan elegan, sementara sentuhan biru tetap mempertahankan identitas klub.
Desain jersey away ini diharapkan dapat membangkitkan semangat para pemain untuk menampilkan permainan yang kreatif dan atraktif di setiap pertandingan. Jersey ini menjadi representasi dari sejarah panjang dan prestasi yang telah diraih oleh Arema FC.