Rob dan Hujan Deras, Dua RT di Kapuk Muara Jakarta Utara Banjir hingga 65 Cm

Isnawa menjelaskan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini banjir rob yang berlaku mulai 4 hingga 13 Juli 2025.

oleh Nila Chrisna YulikaDiterbitkan 08 Juli 2025, 08:15 WIB
Gambar udara suasana banjir rob di kawasan Muara Angke, Jakarta, Senin (16/12/2024). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Banjir kembali merendam wilayah pesisir Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terendam banjir pada Selasa (8/7/2025) pagi.

Banjir terjadi akibat kombinasi hujan dengan intensitas tinggi dan fenomena banjir rob atau pasang air laut maksimum.

“Hingga pukul 06.00 WIB, dua RT di Kapuk Muara tergenang dengan ketinggian air mencapai 65 sentimeter (cm),” ungkap Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, seperti dikutip dari Antara.

Isnawa menjelaskan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini banjir rob yang berlaku mulai 4 hingga 13 Juli 2025.

Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan Bulan Baru, sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian pasang laut di wilayah pesisir utara Jakarta.

Akibatnya, Pintu Air Pasar Ikan telah berstatus Siaga 2 sejak Senin (7/7) pukul 14.00 WIB.

 

Status Kritis Sejumlah Pos Pantau Air

Selain itu, sejumlah pos pantau dan pintu air di DKI Jakarta juga mengalami kenaikan status dalam 24 jam terakhir, antara lain:

  • Pos Pantau Angke Hulu: naik dari Siaga 3 (05.00 WIB) menjadi Siaga 1 (22.00 WIB)
  • Pos Pantau Sunter Hulu: naik dari Siaga 3 (14.00 WIB) menjadi Siaga 2 (21.00 WIB)
  • Bendung Katulampa: status Siaga 3 pukul 19.00 WIB
  • Pintu Air Manggarai: status Siaga 3 pukul 21.00 WIB
  • Pintu Air Karet: naik dari Siaga 3 (21.00 WIB) menjadi Siaga 2 (22.00 WIB)

Kondisi ini berkontribusi terhadap munculnya genangan air dan banjir di sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta.

Total 46 RT Masih Terendam

BPBD DKI Jakarta juga mencatat bahwa hingga Selasa pagi, terdapat 46 RT yang masih tergenang banjir. Wilayah terdampak mencakup:

  • Jakarta Barat
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Utara

“BPBD mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di lapangan, serta berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan dan memastikan saluran air berfungsi,” jelas Isnawa.

Pihaknya juga memastikan kebutuhan dasar para penyintas banjir tetap terpenuhi, bekerja sama dengan camat dan lurah setempat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan tinggi dan pasang laut masih berlanjut.

“Dalam keadaan darurat, segera hubungi layanan 112, bebas pulsa dan beroperasi 24 jam nonstop,” pungkas Isnawa.

Infografis Habis Hujan Deras Terbitlah Banjir Jakarta (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya