Kylian Mbappe Cabut Gugatan terhadap PSG, Fokus Tuntut Gaji Tertunggak

Mega bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, resmi mencabut salah satu gugatan hukumnya terhadap mantan klubnya, PSG. Gugatan yang dibatalkan tersebut berkaitan dengan tudingan pemerasan dan pelecehan yang dilakukan pihak PSG selama proses negosiasi kontrak pada 2022.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 08 Juli 2025, 05:22 WIB
Pemain depan Real Madrid asal Prancis #09, Kylian Mbappe, merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Real Madrid asal Spanyol dan Borussia Dortmund asal Jerman di stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, Minggu dini hari WIB (6-7-2025). (ANGELA WEISS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Mega bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, resmi mencabut salah satu gugatan hukumnya terhadap mantan klubnya, PSG. Gugatan yang dibatalkan tersebut berkaitan dengan tudingan pemerasan dan pelecehan yang dilakukan pihak PSG selama proses negosiasi kontrak pada 2022.

Laporan ini pertama kali diungkap media Prancis L'Equipe dan dikutip oleh Diario AS. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Mbappe memutuskan tidak melanjutkan tuntutan terhadap PSG terkait perlakuan klub saat dirinya dalam proses memperpanjang kontrak dua tahun lalu.

Ketika itu, Mbappe sempat ‘dihukum’ dengan dikeluarkan dari skuad utama dan menjalani latihan terpisah selama pramusim, bahkan tidak dibawa dalam tur pramusim klub.


Mbappe Tuntut Gaji

Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe merayakan gol kedua timnya saat pertandingan sepak bola leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Sociedad di Stadion Anoeta, San Sebastian, 5 Maret 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Meski gugatan itu dicabut, pemain berusia 26 tahun tersebut masih bersikukuh menuntut haknya berupa gaji yang belum dibayarkan selama tiga bulan terakhir masa kontraknya di Paris.

Total nilai gaji yang dipermasalahkan mencapai €55 juta. Di sisi lain, PSG mengklaim Mbappe telah menyepakati secara lisan untuk tidak hengkang secara gratis, sehingga mereka merasa tindakan mereka dapat dibenarkan.


Laga Emosional Pertama Mbappe Hadapi PSG

Pemain depan Real Madrid asal Prancis #09, Kylian Mbappe, mencetak gol ketiga bagi timnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Real Madrid asal Spanyol dan Borussia Dortmund asal Jerman di stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, Minggu dini hari WIB (6-7-2025). (FRANCK FIFE/AFP)

Sejak resmi bergabung dengan Real Madrid, hubungan Mbappe dan PSG memang kerap menjadi sorotan. Namun, pertemuan antara kedua belah pihak belum terjadi—hingga kini.

Dalam waktu dekat, Real Madrid dan PSG dijadwalkan akan saling berhadapan untuk pertama kalinya sejak transfer sensasional itu terjadi.

Laga ini dipastikan bakal menjadi momen emosional bagi Mbappe. Pasalnya, ia belum pernah menghadapi PSG sejak masa awal kariernya bersama AS Monaco.

Meski memiliki riwayat konflik dengan manajemen klub, Mbappe menyatakan bahwa hubungannya dengan para pemain dan suporter PSG tetap baik.


Mbappe Mungkin Cuma Cadangan

Kylian Mbappe (Real Madrid) beraksi dalam laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Juventus di Miami Gardens, 1 Juli 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Namun, satu hal yang bisa mengganjalnya tampil sejak awal laga adalah kondisi kebugaran. Mbappe dikabarkan sempat terserang virus dan belum dalam kondisi 100 persen.

Mbappe pun hanya bermain sebagai pemain pengganti dalam dua laga terakhir Real Madrid di ajang Piala Dunia Antarklub.

Pelatih Xabi Alonso kini dihadapkan pada dilema antara memainkan Mbappe sebagai starter atau tetap mengandalkan Gonzalo Garcia, penyerang muda yang saat ini menjadi top skor bersama di turnamen tersebut.

Apapun keputusannya, laga kontra PSG jelas bukan sekadar pertandingan biasa bagi Kylian Mbappe. Selain pembuktian kualitas, ini juga soal harga diri dan penutupan babak lama yang penuh drama.

Sumber: L'Equipe via Diario AS

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya