IHSG Melemah Terbatas, Asing Lepas 10 Saham Ini

Investor asing melakukan aksi jual saham Rp 465,75 miliar pada Jumat, 4 Juli 2025 saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis.

oleh Agustina MelaniDiperbarui 07 Juli 2025, 09:14 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada Jumat, 4 Juli 2025. IHSG turun 0,19% ke posisi 6.865,19 di tengah aksi jual saham oleh investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), pekan lalu, IHSG berada di level tertinggi 6.916,67 dan level terendah 6.843,69. Total volume perdagangan 17,05 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,96 triliun. Total frekuensi perdagangan 854 ribu kali transaksi.

Jelang akhir pekan, investor asing masih melakukan aksi jual saham. Tercatat aksi jual mencapai Rp 465,75 miliar. Sepanjang 2025, investor asing melakukan aksi jual saham senilai Rp 55,99 triliun.

Selain itu, mayoritas sektor saham memerah. Sektor saham infrastruktur anjlok 1,34%, dan catat koreksi terbesar. Disusul sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,81%, sektor saham transportasi terpangkas 0,63%. Sektor saham basic merosot 0,26%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,44%, sektor saham kesehatan susut 0,05%.

Di sisi lain, sektor saham energi bertambah 0,26%, sektor saham industri menanjak 0,43%, sektor saham keuangan mendaki 0,32%, sektor saham properti menguat 0,28%, sektor saham teknologi melonjak 0,78%.

Adapun investor asing melepas saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp 230,57 miliar jelang akhir pekan ini. Selain itu, sejumlah saham bank juga dilepas oleh investor asing. Berikut 10 saham yang dilepas investor asing berdasarkan data stockbit pada Jumat, 4 Juli 2025:

1.PT  Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 230,57 miliar

2.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 69,95 miliar

3.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 45,57 miliar

4.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp 44,18 miliar

5.PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Rp 34,27 miliar

6.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 23,71 miliar

7.PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp  18,15 miliar

8.PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Rp 14,01 miliar

9.PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 11,46 miliar

10.PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO): Rp 11,11 miliar

Aksi Beli

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, investor asing juga beli 10 saham ini:

1.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp 72,41 miliar

2.PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Rp 58,09 miliar

3.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 53,64 miliar

4.PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rp 41,67 miliar

5.PT Astra International Tbk (ASII): Rp 19,73 miliar

6.PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA): Rp 17,19 miliar

7.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 14,99 miliar

8.PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp 13,87 miliar

9.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 13,50 miliar

10.PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 13,30 miliar

Penutupan Bursa Saham Asia pada 4 Juli 2025

Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Sebelumnya, bursa saham Asia Pasifik sebagian besar anjlok pada perdagangan Jumat, 4 Juli 2025. Bursa saham Asia Pasifik koreksi seiring investor menanti rincian kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS) menjelang tenggat waktu Presiden AS Donald Trump untuk tarif lebih rendah pekan depan.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang mendatar di posisi 39.810,88. Indeks Topix ditutup mendatar ke posisi 2.827,95. Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 1,99% ke posisi 3.054,28. Indeks Kosdaq anjlok 2,21% ke posisi 775,80.

Di China, indeks CSI 300 naik 0,36% ke posisi 3.982,20. Indeks Hang Seng di Hong Kong susut 0,64% menjadi 23.916,06. Di Australia, indeks ASSX 200 ditutup posisi 8.603. Sementara itu, indeks acuan India Nifty 50 melemah 0,17%.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya