Juggling Bola Ole Romeny Sukses Hibur Penonton Laga Pembuka Piala Presiden 2025

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bergemuruh sejak menit awal laga pembuka Piala Presiden 2025 antara Oxford United melawan Liga Indonesia All Star, Minggu (6/7/2025) malam.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 06 Juli 2025, 22:59 WIB
Selebrasi skuad Oxford United dalam laga Piala Presiden 2025 versus Liga Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (6/7/2025). (Muhammad Iqbal ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bergemuruh sejak menit awal laga pembuka Piala Presiden 2025 antara Oxford United melawan Liga Indonesia All Star, Minggu (6/7/2025) malam.

Sorak-sorai penonton mewarnai setiap momen serangan tim asal Inggris tersebut, terutama saat Ole Romeny memamerkan skill juggling-nya yang memukau.

Oxford langsung mengambil inisiatif menyerang sejak babak pertama dimulai. Tekanan mereka berbuah gol cepat lewat Mark Harris yang membobol gawang Reza Arya pada menit ke-4. Gol pembuka ini disambut riuh oleh penonton yang mayoritas mendukung tim tamu.

Namun, momen paling spektakuler terjadi enam menit kemudian. Romeny, yang mendapat umpan di sisi kanan pertahanan Indonesia All Star, tak buru-buru menerobos atau mengoper bola.

Alih-alih, pemain berusia 25 tahun itu memamerkan aksi juggling tiga kali, membuat penonton meledak dalam decak kagum. Bek Indonesia All Star, Leo Guntara, pun tak mengganggu, seolah memberi panggung bagi Romeny untuk menghibur penonton.


Dominasi Oxford Tak Terbendung

Selebrasi penyerang Oxford United, Mark Harris dalam laga Piala Presiden 2025 versus Liga Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (6/7/2025). (Muhammad Iqbal ichsan)

Memasuki babak kedua, Oxford United tetap mendominasi meski timnas Indonesia All Star mencoba bangkit dengan memasukkan Marselino Ferdinan. Sayang, upaya Marselino mencetak gol kandang terhalang penyelamatan kiper Liga Indonesia All Star.

Oxford semakin memperlebar jarak lewat gol Tom Bradshaw, Przemyslaw Płacheta, dan Brian De Keersmaecker. Namun, All Star tak menyerah begitu saja. Rizky Dwi Febrianto dan Eksel Runtukahu suksas memanfaatkan celah di lini belakang Oxford untuk memperkecil ketertinggalan.

Laga berlangsung sengit hingga peluit akhir meski tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-11 untuk kemenangan Oxford United menjadi bukti ketangguhan mereka sekaligus pembelajaran berharga bagi tim perwakilan Liga 1 Indonesia.


Pelajaran Berharga untuk All Star

Aksi pemain Liga Indonesia All-Stars pada laga melawan Oxford United di Piala Presiden 2025 - Muhammad Iqbal Ichsan

Kekalahan ini tentu menjadi catatan penting bagi tim Liga Indonesia All Star. Meski dihuni pemain-pemain terbaik Liga 1, mereka masih harus banyak belajar dari tim dengan level kompetisi lebih tinggi seperti Oxford United.

Di sisi lain, penampilan gemilang Oxford, terutama aksi individu Ole Romeny, menjadi hiburan tersendiri bagi penonton yang memadati SUGBK. Pertandingan ini juga menjadi pembuka yang seru untuk rangkaian Piala Presiden 2025.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya